Detak.media — Paramount Land resmi membuka kawasan komersial baru di Manhattan District, Gading Serpong, pada Sabtu (11/7/2026). Pembukaan ini menandai tahap pengembangan lanjutan pada area seluas 22 hektare yang mengusung konsep multi-experiences, menggabungkan fungsi bisnis, kuliner, ritel, hiburan, dan ruang sosial.
Kawasan komersial tersebut terdiri atas empat zona utama: Hampton Square, Hampton Avenue, Hampton Promenade, dan Hampton Walk. Area ini dirancang sebagai pusat aktivitas terpadu dengan fasilitas yang mendukung interaksi komunitas dan aktivitas ekonomi lokal.
Perkembangan Tahap Demi Tahap
Direktur Paramount Land Chrissandy Dave menjelaskan pengembangan Manhattan District dimulai sejak peluncuran kawasan pada 2021. Menurut Chrissandy, serah terima unit perdana di Hampton Avenue dilakukan pada September 2024, diikuti Hampton Promenade pada Desember 2024, sementara Hampton Square mulai beroperasi secara bertahap pada periode yang sama.
“Hampton Avenue memulai serah terima perdana pada September 2024, disusul Hampton Promenade pada Desember 2024. Pada periode yang sama, Hampton Square juga mulai beroperasi secara bertahap,” ujar Chrissandy dalam keterangan tertulis, Minggu (12/7/2026).
Okupansi Meningkat Signifikan
Chrissandy menyampaikan tingkat okupansi kawasan menunjukkan kenaikan signifikan selama beberapa bulan terakhir. Pada Juli 2025, tingkat hunian tercatat 23%. Pada akhir Juni 2026, okupansi naik menjadi lebih dari 81%.
Dia menilai peningkatan okupansi tersebut merefleksikan optimisme investor, pemilik unit, tenant, dan pelaku usaha terhadap prospek jangka panjang kawasan komersial di Gading Serpong, meski kondisi ekonomi global masih diwarnai tantangan.
Tujuan Pengembangan
Direktur Sales & Marketing Paramount Land, Ferry John Sihombing, mengatakan pembukaan kawasan ini bagian dari upaya menciptakan ekosistem bisnis yang hidup dan ruang interaksi publik.
“Kawasan ini diharapkan dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk berkumpul, membangun komunitas, menikmati berbagai pengalaman, sekaligus mendorong aktivitas ekonomi daerah,” ujar Ferry.
Transformasi Kawasan
Dalam hampir dua dekade pengembangannya, Paramount Gading Serpong berubah dari kawasan hunian menjadi destinasi bisnis, kuliner, dan gaya hidup di wilayah barat Jakarta. Dengan okupansi yang kini melampaui 80%, pengembang berharap Manhattan District memperkuat posisi Gading Serpong sebagai pusat bisnis dan gaya hidup di Tangerang dan sekitarnya.
Ikuti Detak.media
