Novak Djokovic Mundur dari Monte Carlo Masters 2026 Akibat Cedera Bahu
Petenis peringkat tiga dunia, Novak Djokovic, dipastikan tidak akan berpartisipasi dalam turnamen Monte Carlo Masters 2026. Keputusan ini diumumkan oleh penyelenggara turnamen pada Jumat (27/3/2026), menyusul cedera bahu kanan yang dialami petenis asal Serbia tersebut. Djokovic sebelumnya juga telah menarik diri dari Miami Open akibat cedera yang sama.
“Kami mengirimkan harapan terbaik kepadanya dan berharap dapat melihatnya kembali bermain di lapangan secepatnya,” demikian pernyataan resmi pihak penyelenggara turnamen Monte Carlo Masters melalui pesan di Instagram, seperti dilansir ABC News.
Cedera Bahu Jadi Penghalang
Djokovic terakhir kali terlihat bertanding pada dua minggu lalu, saat ia kalah dalam tiga set dari Jack Draper di babak keempat BNP Paribas Open. Setelah pertandingan tersebut, ia merasakan sakit pada bahunya dan memutuskan untuk memprioritaskan pemulihan.
Absennya Djokovic dari Monte Carlo Masters menandai kali pertama sejak 2011 ia tidak mengikuti turnamen bergengsi di Monako ini. Ia tercatat pernah kalah di babak kedua turnamen ini tahun lalu dari Alejandro Tabilo.
Petenis berusia 38 tahun itu belum memberikan komentar langsung di kanal media sosialnya terkait penarikan diri dari turnamen tersebut. Cedera bahu ini menjadi pukulan bagi Djokovic di awal musim 2026.
Meskipun berhasil mencapai final Australian Open pada Februari lalu, performanya belakangan ini terganggu oleh masalah fisik. Ia dikalahkan oleh Jack Draper di babak 16 besar Indian Wells dalam pertandingan tiga set yang ketat, yang diduga menjadi pemicu rasa sakit pada bahunya.
Jadwal dan Implikasi Musim Tanah Liat
Monte Carlo Masters 2026 dijadwalkan berlangsung dari tanggal 4 hingga 12 April. Kualifikasi turnamen ini dimulai pada Sabtu, 4 April, sementara babak utama bergulir sejak Minggu, 5 April. Final tunggal dan ganda akan diselenggarakan pada Minggu, 12 April.
Absennya Djokovic, yang merupakan juara dua kali di Monte Carlo (2013 dan 2015), meninggalkan kekosongan signifikan dalam daftar peserta. Turnamen ini juga sudah kehilangan petenis peringkat tujuh dunia, Taylor Fritz. Namun, persaingan diprediksi tetap sengit dengan kehadiran peringkat satu dunia, Carlos Alcaraz, yang akan mempertahankan gelarnya.
Penarikan diri Djokovic menimbulkan pertanyaan mengenai kesiapannya menghadapi turnamen Grand Slam mendatang, terutama French Open dan Wimbledon di musim panas. Ada spekulasi bahwa ia mungkin akan menargetkan kembali bermain di Madrid Open atau Italian Open di Roma untuk menemukan ritme permainannya di lapangan tanah liat sebelum turnamen besar berikutnya.
Sejak 2011, Djokovic belum pernah absen dari Monte Carlo Masters. Ia telah berpartisipasi sebanyak 18 kali dari 19 edisi antara debutnya pada 2006 hingga 2025. Meskipun dalam beberapa tahun terakhir ia memprioritaskan turnamen Grand Slam, Monte Carlo selalu menjadi salah satu turnamen yang tidak dilewatkannya.
Namun, situasi tahun ini menunjukkan adanya perubahan prioritas atau kondisi fisik yang memaksa penyesuaian jadwal.