Detak.Media — Vinicius Junior menjadi sekutu utama pelatih Alvaro Arbeloa di ruang ganti Real Madrid, baik secara personal maupun performa di lapangan hijau. Penyerang asal Brasil tersebut secara terbuka mendukung Arbeloa untuk terus memimpin skuad Los Blancos pada musim depan setelah menemukan kembali performa terbaiknya di bawah arahan sang teknisi.
Kedekatan ini muncul menyusul keberhasilan Arbeloa memulihkan status Vinicius sebagai pilar ofensif utama di tengah krisis yang sempat melanda tim di Valdebebas pada April 2026. Sejak Arbeloa mengambil alih kursi kepelatihan dari Xabi Alonso, Vinicius tercatat telah mencetak 13 gol, yang merupakan kontribusi signifikan bagi kebangkitan tim di kompetisi domestik dan Eropa.
Baca Juga: Vinicius Junior dan Jude Bellingham Berselisih Saat Real Madrid Dipermalukan Bayern
Hubungan antara Vinicius dan Arbeloa disebut-sebut memiliki kemiripan dengan koneksi yang pernah dijalin sang pemain bersama Carlo Ancelotti. Arbeloa mampu mengembalikan peran protagonis Vinicius yang sebelumnya sempat memudar, sehingga sang pemain merespons kepercayaan tersebut dengan dedikasi maksimal di setiap pertandingan.
Transformasi Performa dan Statistik Gemilang di Era Arbeloa
Sejak kedatangan Arbeloa di kursi kepelatihan, Vinicius Junior menunjukkan lonjakan performa yang drastis dibandingkan periode sebelumnya. Dari total 19 gol yang telah dikoleksi Vinicius sepanjang musim ini, sebanyak 13 gol atau sekitar 68 persen tercipta hanya dalam masa kepemimpinan Arbeloa yang baru berjalan 23 pertandingan.
Baca Juga: Alvaro Arbeloa Tegaskan Tchouameni Tak Akan Jadi Bek Lagi di Real Madrid
Keterlibatan Vinicius dalam skema permainan Arbeloa juga terlihat sangat dominan dengan catatan bermain sebagai starter dalam 21 dari 23 pertandingan. Satu-satunya momen ia berada di bangku cadangan hanyalah saat melawan Mallorca demi rotasi pemain, sementara ia tercatat menyelesaikan 19 pertandingan secara penuh tanpa diganti.
Kepercayaan penuh dari pelatih ini membuat Vinicius mampu memikul beban tim sendirian, terutama saat Kylian Mbappe harus absen dalam banyak pertandingan akibat cedera. Vinicius berhasil membuktikan kapasitasnya sebagai pemimpin lini serang sekaligus pemain yang paling diandalkan oleh Arbeloa untuk mengejar target gelar juara Liga dan Liga Champions.
Baca Juga: Endrick Beri Isyarat Siap Hengkang dari Real Madrid Musim Depan
Harmonisasi Ruang Ganti dan Dukungan Pemain Senior
Kehadiran Arbeloa tidak hanya memberikan dampak teknis bagi Vinicius, tetapi juga berhasil meredakan ketegangan di internal tim yang muncul di akhir era Xabi Alonso. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Vinicius sebelumnya sempat merasa kecewa akibat seringnya rotasi dan pergantian pemain prematur yang dialaminya di bawah pelatih sebelumnya.
Langkah Arbeloa dalam mendekati Vinicius dianggap sebagai misi yang sukses dijalankan sesuai arahan klub untuk memulihkan aset berharga mereka. Kondisi ini membawa ketenangan kembali ke dalam ruang ganti, mengingat Vinicius merupakan sosok yang sangat dicintai dan memiliki pengaruh besar bagi rekan-rekan setimnya di Santiago Bernabeu.
Dukungan terhadap Arbeloa ternyata tidak hanya datang dari Vinicius, tetapi juga melibatkan barisan pemain kunci lainnya dalam skuad Madrid. Nama-nama besar seperti Federico Valverde, Thibaut Courtois, Aurelien Tchouameni, hingga Antonio Rudiger dilaporkan berada di pihak sang pelatih, termasuk para pemain muda berbakat seperti Jude Bellingham dan Arda Guler yang merasa nyaman dengan metode kepelatihan Arbeloa.
Ikuti Detak.Media
