Detak.Media — Madura United berhasil meraih kemenangan krusial saat menjamu Bali United dalam lanjutan Liga Super Indonesia 2025/2026. Bermain di Stadion Gelora Bangkalan pada Selasa (5/5/2026), tim tuan rumah menang meyakinkan dengan skor 2-0.
Kemenangan ini menjadi sangat berarti bagi Laskar Sape Kerrab yang tengah berjuang menjauh dari ancaman degradasi. Tambahan tiga poin membuat posisi mereka semakin aman di papan bawah klasemen sementara.
Sejak peluit awal dibunyikan, Madura United langsung tampil agresif. Mereka tidak membutuhkan waktu lama untuk membuka keunggulan, tepatnya pada menit keenam melalui aksi cepat di lini depan.
Gol Cepat Iran Junior Buka Keunggulan
Gol pertama Madura United lahir dari kerja sama apik yang melibatkan Iran Junior. Ia berhasil merebut bola di area berbahaya sebelum melakukan kombinasi umpan satu-dua dengan rekannya di lini serang.
Dengan tenang, Iran Junior menuntaskan peluang tersebut menjadi gol pembuka. Keunggulan cepat ini membuat permainan tuan rumah semakin percaya diri dalam mengendalikan jalannya pertandingan.
Madura United bahkan sempat menggandakan keunggulan pada pertengahan babak pertama. Namun gol yang dicetak melalui situasi bola mati dianulir karena pemain berada dalam posisi offside.
Di sisi lain, Bali United mencoba merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Meski demikian, solidnya lini pertahanan Madura United membuat peluang tim tamu sulit berkembang.
Drama Penalti Warnai Babak Kedua
Memasuki babak kedua, pertandingan berlangsung semakin intens. Madura United kembali mendapatkan peluang emas melalui titik penalti setelah terjadi pelanggaran di dalam kotak terlarang.
Junior Brandao yang dipercaya sebagai eksekutor gagal memaksimalkan kesempatan pertama. Tendangannya berhasil ditepis kiper Bali United yang tampil sigap membaca arah bola.
Situasi sempat memanas ketika terjadi insiden yang melibatkan dugaan handball di kotak penalti. Wasit bahkan sempat meninjau tayangan VAR sebelum memutuskan tidak memberikan pelanggaran karena posisi tangan pemain dianggap natural.
Namun tak lama berselang, Madura United kembali mendapat penalti setelah insiden lain di kotak terlarang. Kali ini, Brandao kembali maju sebagai algojo dan sukses menebus kegagalan sebelumnya.
Dengan teknik khasnya, ia mengarahkan bola ke pojok atas gawang yang tak mampu dijangkau kiper. Gol tersebut memastikan keunggulan 2-0 bagi tuan rumah pada menit ke-75.
Posisi Klasemen Semakin Aman
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-0 tetap bertahan untuk kemenangan Madura United. Hasil ini memberikan dampak signifikan terhadap posisi mereka di klasemen.
Kini, Madura United naik ke peringkat ke-14 dengan koleksi 32 poin dari 31 pertandingan. Mereka berhasil menjauh dari zona degradasi dan memiliki peluang lebih besar untuk bertahan di kasta tertinggi musim depan.
Sementara itu, Bali United harus menerima kekalahan yang membuat mereka tertahan di posisi kedelapan dengan 45 poin. Meski relatif aman di papan tengah, hasil ini tetap menjadi catatan yang perlu dievaluasi oleh tim.
Kemenangan ini juga menunjukkan semangat juang tinggi dari Madura United di fase krusial musim. Dengan beberapa pertandingan tersisa, mereka kini berada dalam posisi yang lebih baik untuk mengamankan status mereka di Liga Super Indonesia musim depan.
Ikuti Detak.Media
