— Borneo FC sukses mengamankan kemenangan penting saat menjamu Persita Tangerang pada pekan ke-31 Liga Super Indonesia 2025/2026. Bermain di Stadion Segiri, Samarinda, Selasa (5/5/2026), Pesut Etam menang dengan skor meyakinkan 2-0.

Sejak awal pertandingan, tim tuan rumah langsung mengambil inisiatif serangan. Dukungan publik sendiri membuat Borneo FC tampil percaya diri untuk menekan pertahanan Persita.

Namun, laga baru berjalan tiga menit, Kaio Nunes harus menerima kartu kuning akibat pelanggaran keras terhadap pemain lawan. Insiden tersebut sempat menurunkan tempo permainan Borneo, meski mereka tetap mendominasi penguasaan bola.

Gol Peralta Pecah Kebuntuan

Selama lebih dari setengah jam, rapatnya lini pertahanan Persita membuat Borneo FC kesulitan mencetak gol. Tim tamu tampil disiplin dan mampu meredam berbagai upaya serangan dari lini tengah hingga depan.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-37 melalui aksi gemilang Mariano Peralta. Ia melepaskan tendangan melengkung dari luar kotak penalti yang mengarah ke sudut kiri gawang dan tak mampu dijangkau kiper Igor Rodrigues.

Gol tersebut menjadi momentum penting bagi Borneo FC untuk semakin percaya diri dalam mengendalikan jalannya laga. Sementara Persita mencoba merespons melalui serangan balik, meski peluang mereka masih terbatas.

Persita Melawan, Nadeo Tampil Gemilang

Persita sempat memberikan ancaman melalui beberapa peluang, termasuk dari aksi Muhammad Toha. Namun, penampilan impresif Nadeo Argawinata di bawah mistar berhasil menggagalkan peluang tersebut.

Memasuki babak kedua, Persita mencoba tampil lebih agresif. Salah satu peluang terbaik datang pada menit ke-55 ketika Hokky Caraka mendapatkan ruang tembak. Namun, Nadeo kembali menunjukkan refleks cepatnya dengan menepis bola.

Situasi semakin sulit bagi Persita setelah mereka harus bermain dengan 10 orang. Rayco Rodríguez diganjar kartu merah pada menit ke-58 setelah melakukan pelanggaran keras yang dikonfirmasi melalui VAR.

Sihran Pastikan Kemenangan

Unggul jumlah pemain membuat Borneo FC semakin leluasa menekan. Meski demikian, sejumlah peluang yang tercipta belum mampu dimaksimalkan dengan baik hingga memasuki menit ke-75.

Gol kedua akhirnya hadir menjelang akhir pertandingan. Muhammad Sihran sukses mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-87 setelah memanfaatkan umpan matang dari Koldo Obieta.

Gol tersebut sempat ditinjau melalui VAR, namun dinyatakan sah. Momen emosional pun terlihat ketika Sihran merayakan golnya dengan penuh haru.

Persaingan Puncak Semakin Memanas

Hingga peluit akhir dibunyikan, skor 2-0 tetap bertahan untuk kemenangan Borneo FC. Hasil ini membawa mereka menyamai perolehan poin Persib Bandung di puncak klasemen dengan 72 poin.

Persaingan gelar juara pun semakin sengit menjelang akhir musim. Dengan hanya beberapa laga tersisa, setiap poin menjadi sangat krusial dalam menentukan siapa yang akan keluar sebagai kampiun Liga Super Indonesia musim ini.

Kemenangan ini juga mempertegas konsistensi Borneo FC sebagai salah satu kandidat kuat juara. Sementara itu, Persita Tangerang harus segera bangkit jika ingin memperbaiki posisi mereka di papan tengah klasemen.