— Persija Jakarta berhasil meraih kemenangan krusial saat bertandang ke markas Persijap Jepara dalam lanjutan Super League 2025/2026. Bermain di Stadion Gelora Bumi Kartini pada Senin (4/5/2026) malam WIB, Macan Kemayoran menundukkan tuan rumah dengan skor 2-0.

Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi tim asuhan Mauricio Souza untuk tetap bersaing dalam perebutan gelar juara musim ini. Sejak awal pertandingan, Persija tampil agresif dan langsung mengendalikan jalannya permainan melalui penguasaan bola yang dominan.

Serangan demi serangan dibangun dengan tempo tinggi, memaksa lini belakang Persijap bekerja keras sejak menit awal. Tuan rumah yang tampil di hadapan pendukungnya sendiri lebih banyak bertahan sambil menunggu peluang melalui skema serangan balik.

Penampilan Gemilang Sendri Johansah di Babak Pertama

Meski terus ditekan, Persijap mampu menjaga gawang mereka tetap aman sepanjang babak pertama. Sosok kiper Sendri Johansah menjadi faktor kunci yang menggagalkan berbagai peluang berbahaya dari tim tamu.

Peluang pertama Persija datang melalui tendangan bebas Fabio Calonego. Namun, sepakan tersebut berhasil ditepis dengan baik oleh Sendri. Setelah itu, beberapa peluang dari lini depan Persija yang diinisiasi oleh Van Basty Souza, Allano Lima, hingga Rayhan Hannan juga belum mampu membuahkan hasil.

Kiper Persijap tampil sigap dan konsisten dalam mengantisipasi berbagai ancaman. Ketangguhannya di bawah mistar membuat Persija frustrasi meskipun mereka terus menguasai jalannya pertandingan.

Sementara itu, Persijap sesekali mencoba keluar dari tekanan. Namun, upaya mereka masih belum cukup untuk memberikan ancaman serius ke gawang Persija. Hingga babak pertama berakhir, skor imbang tanpa gol tetap bertahan.

Blunder Fatal Ubah Jalannya Pertandingan

Memasuki babak kedua, Persijap berusaha tampil lebih berani dengan melakukan sejumlah perubahan. Kehadiran pemain seperti Dicky Kurniawan dan Sudi Abdallah diharapkan mampu menambah daya gedor tim.

Namun, alih-alih mencetak gol, Persijap justru melakukan kesalahan yang berakibat fatal. Pada menit ke-64, gelandang Wahyudi Hamisi melakukan blunder saat mencoba menguasai bola di area berbahaya.

Kesalahan tersebut langsung dimanfaatkan oleh pemain Persija. Rayhan Hannan dengan cepat merebut bola dan menuntaskan peluang menjadi gol. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan tim tamu.

Gol tersebut membuat ritme permainan berubah. Persija semakin percaya diri, sementara Persijap terlihat kesulitan untuk bangkit dari tekanan.

Gol Penutup Almeida Pastikan Kemenangan

Setelah unggul, Persija tetap menjaga intensitas permainan. Mereka tidak hanya bertahan, tetapi juga terus mencari peluang untuk menggandakan keunggulan.

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil di masa injury time. Pada menit ke-90+8, Gustavo Almeida mencetak gol kedua melalui aksi individu yang impresif. Ia berhasil melewati penjagaan pemain belakang sebelum menaklukkan kiper Persijap.

Gol tersebut sekaligus memastikan kemenangan 2-0 bagi Persija Jakarta. Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada tambahan gol yang tercipta.

Klasemen Liga Super Indonesia 2025/2026 Pekan ke-31

PosKlubMainMenangSeriKalahGMGASGPoin
1Persib Bandung3122635520+3572
2Borneo FC3022356228+3469
3Persija Jakarta3120565826+3265
4Malut United3115796643+2352
5Persebaya3114984935+1451
6Dewa United31155113935+450
7Bhayangkara FC31145124240+247
8Bali United3012995042+845
9Persita30135123628+844
10Arema FC31109124244-239
11PSIM31912103840-239
12Persik Kediri31106153853-1536
13PSM Makassar31810133842-434
14Persijap Jepara3187162845-1731
15Madura United3078153149-1829
16Persis Solo3169163558-2327
17Semen Padang3155212252-3020
18PSBS Biak3146212978-4918

Kemenangan ini membawa Persija semakin dekat dengan papan atas klasemen. Tambahan tiga poin membuat mereka terus menjaga peluang dalam perebutan gelar juara di sisa musim.

Sebaliknya, hasil negatif ini menjadi pukulan bagi Persijap Jepara. Mereka masih tertahan di papan bawah dan harus segera memperbaiki performa jika ingin menghindari ancaman degradasi.

Dengan kompetisi yang semakin mendekati akhir, setiap pertandingan memiliki arti penting. Persija kini berada dalam posisi yang lebih percaya diri, sementara Persijap dituntut untuk segera bangkit demi menjaga eksistensi mereka di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.