Detak.Media — PSM Makassar akan menghadapi Bhayangkara FC dalam lanjutan pekan ke-31 Liga Super Indonesia 2025/2026 yang digelar di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Senin (4/5/2026) pukul 15:30 WIB. Pertandingan ini menjadi momen penting bagi kedua tim yang sama-sama berambisi bangkit setelah hasil kurang memuaskan di laga sebelumnya.
PSM datang dengan modal kekalahan 0-2 dari Bali United, sementara Bhayangkara FC harus menerima kenyataan pahit setelah kalah 2-4 dari Persib Bandung. Hasil tersebut membuat kedua tim bertekad mengamankan tiga poin demi mengembalikan kepercayaan diri.
Tanpa Pemain Kunci
Pertandingan ini juga diwarnai absennya dua pemain penting dari masing-masing kubu. PSM Makassar tidak bisa menurunkan kapten tim, Yuran Fernandes, akibat akumulasi kartu. Sementara Bhayangkara FC kehilangan top skor mereka, Moussa Sidibe, yang juga harus absen karena hukuman serupa.
Kehilangan dua figur krusial ini tentu akan memengaruhi strategi kedua pelatih. Namun, kondisi tersebut juga membuka peluang bagi pemain lain untuk tampil dan membuktikan kualitas mereka di lapangan.
Strategi PSM Makassar
Di kubu tuan rumah, caretaker Ahmad Amiruddin diperkirakan tetap mengandalkan formasi 4-2-3-1. Pos penjaga gawang akan ditempati Hilman Syah yang diharapkan mampu menjaga stabilitas pertahanan.
Tanpa Yuran Fernandes, lini belakang PSM akan diisi oleh duet Aloisio Soares dan Dusan Lagator di jantung pertahanan. Mereka akan dibantu Syahrul Lasinari di sisi kanan serta Victor Luiz di sektor kiri.
Pada lini tengah, Gledson Paixao yang telah pulih dari cedera diprediksi berduet dengan Resky Fandi sebagai gelandang bertahan. Sementara Sheriddin Boboev akan berperan sebagai motor serangan sekaligus pengatur tempo permainan.
Di lini depan, kecepatan Victor Dethan dan Rizky Eka Pratama di sektor sayap diharapkan mampu membongkar pertahanan lawan. Peran ujung tombak masih dipercayakan kepada Alex Tank yang menjadi tumpuan dalam urusan mencetak gol.
Bhayangkara FC Andalkan Kolektivitas
Di sisi lain, Bhayangkara FC datang dengan formasi 4-3-3 yang mengandalkan permainan kolektif dan transisi cepat. Absennya Moussa Sidibe membuat pelatih Paul Munster harus melakukan penyesuaian di lini depan.
Sho Yamamoto diprediksi mengisi sisi kanan serangan, sementara Privat Mbarga tetap menjadi andalan di sisi kiri. Posisi penyerang tengah kemungkinan besar akan ditempati Henri Doumbia.
Untuk lini tengah, Ryo Matsumura akan menjadi kreator utama yang mengatur aliran bola. Ia akan didukung oleh Wahyu Subo Seto dan TM Ichsan yang bertugas menjaga keseimbangan permainan.
Lini pertahanan Bhayangkara akan diisi oleh Nehar Sadiki, Leo Silva, Putu Gede, dan Sani Rizki. Sementara posisi penjaga gawang dipercayakan kepada Aqil Savik.
Pertarungan Taktik dan Mental
Pertandingan ini tidak hanya menjadi adu strategi, tetapi juga ujian mental bagi kedua tim. PSM membutuhkan kemenangan untuk menjauh dari zona degradasi, sementara Bhayangkara FC masih memiliki peluang untuk menembus papan atas klasemen.
PSM saat ini berada di posisi ke-14 dengan 31 poin, sehingga tambahan tiga poin sangat penting untuk memperbaiki posisi mereka. Di sisi lain, Bhayangkara FC yang berada di peringkat keenam dengan 47 poin masih berpeluang mengejar posisi empat besar.
Dengan kepentingan besar dari kedua tim, laga ini diprediksi berlangsung sengit. PSM akan mengandalkan dukungan kandang, sementara Bhayangkara FC berusaha memanfaatkan kecepatan serangan mereka untuk mencuri poin di Parepare.
Perkiraan Susunan Pemain
PSM Makassar (4-2-3-1):
Hilman Syah; Syahrul Lasinari, Aloisio Soares, Dusan Lagator, Victor Luiz; Gledson Paixao, Resky Fandi; Victor Dethan, Sheriddin Boboev, Rizky Eka Pratama; Alex Tank.
Pelatih: Ahmad Amiruddin
Bhayangkara FC (4-3-3):
Aqil Savik; Nehar Sadiki, Leo Silva, Putu Gede, Sani Rizki; Wahyu Subo Seto, TM Ichsan, Ryo Matsumura; Sho Yamamoto, Henri Doumbia, Privat Mbarga.
Pelatih: Paul Munster
Ikuti Detak.Media
