Detak.Media — PSM Makassar berhasil mengamankan kemenangan tipis saat menjamu FC Bhayangkara pada laga pekan ke-31 Liga Indonesia. Bertanding di hadapan pendukung sendiri, tim berjuluk Juku Eja tersebut menutup pertandingan dengan skor akhir 2-1. Hasil ini memastikan tambahan tiga poin krusial bagi tim tuan rumah dalam persaingan klasemen papan atas.
Pertandingan berjalan sengit dengan intensitas tinggi sejak menit awal babak pertama dimulai. PSM Makassar harus menunggu hingga masa tambahan waktu paruh pertama untuk memecah kebuntuan melalui aksi Dusan Lagator. Namun, keunggulan tersebut segera dibalas oleh tim tamu sesaat sebelum jeda antarpemain.
Baca Juga: Hasil Half Time PSM Makassar vs Bhayangkara FC 1-1: Gol Doumbia Paksa Skor Imbang
Gol penyeimbang dari FC Bhayangkara dicetak oleh B. Doumbia pada menit ke-45+4 setelah memanfaatkan umpan dari F. Andika. Skor imbang 1-1 bertahan hingga para pemain memasuki ruang ganti. Pertandingan di babak pertama juga diwarnai dengan pemberian tiga kartu kuning, masing-masing untuk Ginanjar, Ichsan T., dan Victor Luiz.
Dominasi Juku Eja di Babak Kedua
Memasuki paruh kedua pertandingan, pelatih PSM Makassar melakukan perubahan strategi dengan memasukkan tenaga baru di lini serang. Nikola Cumic dan Victor Dethan dimasukkan secara bersamaan pada menit ke-63 untuk menggantikan Alex Tanque serta S. Boboev. Langkah ini terbukti efektif dalam meningkatkan daya dobrak skuad Laskar Pinisi ke jantung pertahanan lawan.
Upaya serangan bertubi-tubi tuan rumah akhirnya membuahkan hasil manis pada menit ke-72. Nikola Cumic muncul sebagai pahlawan setelah sukses mengonversi peluang menjadi gol yang membawa PSM kembali unggul. Gol tersebut disambut riuh pendukung tuan rumah dan mengubah papan skor menjadi 2-1 untuk keunggulan PSM Makassar.
Meskipun FC Bhayangkara berusaha mengejar ketertinggalan dengan memasukkan penyerang senior Ilija Spasojevic di menit ke-77, skor tetap tidak berubah hingga peluit panjang berbunyi. Kemenangan ini memperpanjang catatan positif PSM Makassar sekaligus memberikan tekanan bagi tim lawan di sisa kompetisi musim ini.
Catatan Kedisiplinan dan Pergantian Pemain
Laga ini berlangsung cukup keras dengan total empat kartu kuning yang dikeluarkan oleh wasit sepanjang 90 menit pertandingan. Selain tiga kartu di babak pertama, pemain cadangan Alex Tanque juga menerima kartu kuning pada menit ke-67 meski sedang tidak berada di lapangan permainan. Hal ini menunjukkan tensi tinggi yang menyelimuti area bangku cadangan kedua tim.
FC Bhayangkara sendiri melakukan pergantian pemain secara masif untuk mencoba mengubah alur pertandingan. Selain penarikan Ginanjar dan Ichsan T. di awal babak kedua, mereka juga memasukkan pemain seperti P. Gede dan R. Kurnia. Namun, upaya untuk menyeimbangkan kedudukan selalu kandas di tangan barisan pertahanan kokoh yang digalang oleh PSM Makassar.
Statistik menunjukkan pertandingan berlangsung cukup seimbang secara keseluruhan, namun efektivitas penyelesaian akhir menjadi pembeda utama. PSM Makassar berhasil memanfaatkan momentum transisi dengan sangat baik, sementara FC Bhayangkara kesulitan menembus blok pertahanan rendah yang diterapkan tuan rumah setelah berhasil unggul di babak kedua.
Ikuti Detak.Media
