Pep Guardiola Tegaskan Komitmennya di Manchester City, Bantah Rumor Pengganti Enzo Maresca
Pep Guardiola membantah keras rumor yang menyebutkan bahwa Enzo Maresca dipersiapkan untuk menggantikannya sebagai pelatih Manchester City musim depan. Isu ini mencuat menyusul kepergian Maresca dari Chelsea.
Rumor Pengganti Guardiola
Bulan lalu, laporan mengindikasikan bahwa Guardiola mungkin tidak akan menyelesaikan kontraknya yang berakhir pada musim panas 2027, sehingga Manchester City perlu segera mencari suksesor. Enzo Maresca disebut-sebut sebagai kandidat kuat. Kabar yang beredar menyebutkan bahwa seseorang dari pihak Manchester City memang telah menghubungi Maresca belum lama ini, seolah menegaskan adanya upaya pendekatan terhadap pelatih asal Italia tersebut saat ia masih terikat kontrak dengan Chelsea.
Laporan dari ESPN mengindikasikan bahwa diskusi antara Maresca dan Manchester City telah berlangsung selama dua bulan terakhir. Namun, pihak klub berulang kali membantah adanya pembahasan mengenai lowongan pekerjaan pelatih.
Guardiola Tegaskan Komitmen
Guardiola sendiri telah menyatakan pada bulan lalu bahwa ia menghormati kontraknya bersama Manchester City. Pernyataan komitmennya kembali ditegaskan pekan ini, tak lama setelah pengumuman kepergian Maresca dari Chelsea pada 1 Januari.
“Saya punya kontrak. Saya sudah mengatakannya berkali-kali. Sudah 10 tahun saya di sini, suatu hari nanti saya akan pergi, tetapi saya punya kontrak. Saya bahagia. Saya ingin berjuang bersama tim saya,” ujar Guardiola.
“Manajemen menghormati saya, itu terbukti musim lalu dengan apa yang terjadi di klub ini — kami tidak memenangkan satu pertandingan pun dalam dua atau tiga bulan. Mereka tetap mendukung saya.”
“Saya masih memiliki kontrak satu tahun lagi. Saya senang berada di sini, jadi kita lihat saja nanti, Anda akan lihat,” tegas manajer asal Spanyol itu.
Perjalanan Karier Maresca
Pep Guardiola telah menukangi Manchester City sejak tahun 2016. Maresca sempat menjadi asistennya ketika City meraih gelar treble pada musim 2022-23. Kesuksesan tersebut turut mendongkrak pamor Maresca, yang kemudian memutuskan untuk melanjutkan karier sebagai pelatih kepala di Leicester City, sebelum akhirnya bergabung dengan Chelsea.