Pep Guardiola Akui Man City Belum Siap Bersaing Jadi Juara Liga Inggris
Manchester City semakin tertinggal dari Arsenal dalam perburuan gelar Liga Inggris. Manajer Pep Guardiola secara terbuka mengakui bahwa timnya belum berada dalam kondisi terbaik untuk bersaing memperebutkan gelar juara musim ini.
Kekalahan dari Manchester United
Hasil minor kembali diraih Manchester City setelah takluk 0-2 dari rival sekotanya, Manchester United, pada lanjutan Liga Inggris, Sabtu (17/1) malam WIB. Kekalahan ini membuat City kini tertinggal tujuh poin dari Arsenal yang kokoh di puncak klasemen.
Sebelumnya, Manchester City sempat digadang-gadang sebagai salah satu penantang kuat gelar juara. Meskipun telah mendatangkan sejumlah pemain baru, persaingan di papan atas Liga Inggris terbukti semakin ketat. Arsenal, misalnya, juga turut memperdalam kedalaman skuad mereka.
Kepergian beberapa pemain kunci seperti Ederson dan Kevin De Bruyne, meski telah didatangkan pengganti, diakui sedikit banyak memengaruhi performa tim. Hal ini terlihat dalam beberapa pertandingan terakhir.
Guardiola Akui Belum Siap Juara
Menyikapi situasi ini, Manajer Manchester City, Pep Guardiola, tampaknya telah mengibarkan bendera putih dalam perburuan gelar. Ia secara gamblang menyatakan bahwa timnya belum siap untuk menjadi penantang gelar juara.
“Jika Anda menganalisis pertandingan hari ini, yeah, kami belum siap menjadi penantang gelar,” ungkap Guardiola dilansir dari BBC. “Hari-hari sebelumnya kami tampil bagus. Tapi hari ini, kami tidak bermain bagus,” tegasnya.
Terlepas dari insiden tekel Diogo Dalot kepada Doku yang luput dari kartu merah, Pep Guardiola enggan mencari-cari alasan. Ia juga tidak menjadikan badai cedera yang menghantam skuadnya, terutama di lini belakang seperti Ruben Dias dan Gvardiol yang sedang menepi, sebagai alasan utama.
“Kami tidak punya energi seperti Manchester United. Kami harus berkaca dan mereka memang bermain lebih baik,” tutupnya.
Manchester City selanjutnya akan menghadapi Wolves pada 24 Januari, sebelum melakoni laga berat melawan Liverpool di Anfield pada 8 Februari.