Pelatih Thailand Anthony Hudson Akui Waspadai Timnas Indonesia di ASEAN Championship 2026
Pelatih Timnas Thailand, Anthony Hudson, mengungkapkan kelegaan usai hasil undian (drawing) ASEAN Championship 2026 yang menempatkan timnya di Grup B. Ia mengaku bersyukur tidak berada satu grup dengan Timnas Indonesia yang kini dilatih oleh John Herdman.
Hasil drawing ASEAN Championship 2026 menempatkan Timnas Indonesia di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Brunei Darussalam atau Timor Leste. Sementara itu, Thailand, yang merupakan finalis edisi sebelumnya, berada di Grup B bersama Malaysia, Filipina, Myanmar, dan Laos.
John Herdman, pelatih anyar Timnas Indonesia, turut hadir dalam acara drawing tersebut. Kehadiran Herdman juga diketahui oleh Anthony Hudson, yang sempat berbincang dengannya sebelum pengundian dimulai. Keduanya memiliki kesamaan rekam jejak melatih di Selandia Baru.
Herdman pernah memimpin Timnas Putri Selandia Baru selama lima tahun (2006-2011), sementara Hudson melatih Timnas Putra Selandia Baru pada periode 2014-2017.
“Kami berbicara sebelumnya, kami berbicara beberapa bulan yang lalu sebelum acara ini. Dia adalah orang baik,” ujar Anthony Hudson mengenai John Herdman dikutip dari kompas.
Hudson, yang baru dilantik sebagai pelatih Timnas Thailand pada 22 Oktober 2025, secara tersirat menyatakan kekhawatirannya jika Thailand harus menghadapi Timnas Indonesia di fase grup. “Sejujurnya, saya senang dia berada di grup lain,” ucap Hudson usai drawing.
Lebih lanjut, Hudson menilai komposisi tim di Grup A yang dihuni Indonesia sangatlah berat. Ia menyebut Vietnam dan Singapura sebagai tim yang sulit dihadapi, sehingga tidak akan ada pertandingan yang mudah.
“Saya pikir itu adalah grup sulit sebab ada Vietnam, ada Indonesia di sana. Singapura adalah tim yang susah dilawan, tidak akan ada pertandingan mudah,” sambung Anthony Hudson.
Meskipun demikian, Hudson tetap optimistis dengan kekuatan timnya. Ia menegaskan bahwa Thailand adalah salah satu tim terkuat di kawasan ASEAN dan menargetkan untuk menjuarai turnamen tersebut.
“Hal yang saya tahu adalah kami adalah salah satu tim terkuat di kawasan ini. Target kami, dengan tetap hormat kepada semua tim, tim-tim bagus di sini, pelatih bagus, target kami adalah menjuarai turnamen ini,” tutur Hudson.
Menanggapi hasil drawing, John Herdman menyatakan bahwa ia tidak menganggap remeh turnamen ini. Ia menilai setiap pertandingan akan sulit dan kekuatan tim-tim peserta merata.
“Setiap tim akan sulit. Grup-grup ini berat,” ujar Herdman kepada awak media pada Kamis (15/1/2026).
Herdman melihat ASEAN Championship 2026 sebagai momentum tepat untuk memberikan kesempatan kepada pemain lokal membela tim nasional. Ia berjanji akan membuka peluang bagi para pemain yang selama ini menanti kesempatan.
“Situasi ini akan sangat bergantung pada kedalaman skuad. Ini tentang para pemain lokal yang akhirnya mendapat kesempatan membela negaranya. Dalam banyak kasus, mereka telah menunggu momen ini sepanjang kariernya,” jelas Herdman.
“Bagi saya, ini adalah peluang besar. Sebuah kesempatan bagi sekelompok pemain untuk menjadi pionir dan membuka fase baru kesuksesan sepak bola Indonesia,” tambahnya.
Herdman berkomitmen untuk memberi kesempatan seluas-luasnya kepada pemain lokal demi meraih trofi perdana bagi Indonesia di turnamen tersebut. “Ini juga soal membuka peluang baru bagi pemain yang selama ini selalu menunggu kesempatan ketika pemain lain mendapatkannya. Dan ini adalah peluang besar untuk mencatat sejarah pertama bagi Indonesia—meraih trofi perdana,” pungkasnya.