Nicky Butt Ancam Boikot MU Jika Enzo Maresca Ditunjuk Jadi Manajer Baru
Pembahasan mengenai Enzo Maresca sebagai calon manajer baru Manchester United mendapat penolakan tegas dari legenda klub, Nicky Butt. Mantan penggawa Class of 92 itu mengungkapkan alasan kuat di balik sikapnya tersebut.
MU Cari Pengganti Amorim
Manchester United saat ini tengah berburu pelatih kepala baru setelah memutuskan untuk memecat Ruben Amorim. Keputusan ini diambil menyusul adanya ketegangan tinggi antara juru taktik asal Portugal tersebut dengan jajaran petinggi klub.
Dalam proses pencarian manajer baru, beberapa nama besar yang sedang menganggur turut dikaitkan dengan Setan Merah, termasuk Xavi Hernandez, Joachim Loew, Gareth Southgate, dan Zinedine Zidane. Namun, nama Enzo Maresca, yang baru saja dipecat oleh Chelsea, juga muncul dalam bursa calon pelatih.
Latar Belakang Maresca Jadi Sorotan
Keberadaan Maresca dalam daftar kandidat memicu kekhawatiran di kalangan fans dan legenda klub. Hal ini disebabkan oleh rekam jejak Maresca yang pernah menjadi bagian dari Manchester City, rival sekota Manchester United. Ia pernah menangani tim U-23 The Citizens dan juga menjabat sebagai asisten pelatih Pep Guardiola.
Latar belakang Maresca di klub rival inilah yang menjadi alasan utama Nicky Butt menyatakan penolakannya.
Ancaman Boikot dari Nicky Butt
Butt secara blak-blakan menyatakan ketidaksetujuannya jika Maresca sampai ditunjuk sebagai manajer Manchester United.
“Kalau Maresca masuk –saya menyukai dia sebagai seorang pelatih, saya benar-benar menyukainya– dengan latar belakangnya, saya akan mengembalikan tiket terusan saya,” ujar Butt seperti dikutip dari Sportskeeda.
Ia menambahkan bahwa penunjukan Maresca akan mengabaikan esensi dan identitas Manchester United.
“Saya tahu bisa duduk di sini dan dan membahas panjang lebar mengani filosofi dan DNA Man United lalu berkata, ‘kami akan mencintai Maresca’, seorang mantan di Man City. Lalu Anda mempunyai Omar Berrada dan Jason Wilcox. Saya tak peduli kesuksesannya. Anda melupakan saya dari mana. Semuanya adalah pendukung City. Saya pendukung Man United, dan saya tak bisa menerima itu,” tegasnya.
Penolakan Butt ini menyoroti sensitivitas hubungan antara Manchester United dan Manchester City, serta pentingnya menjaga ‘DNA’ klub di mata para legenda.