Sepakbola

Madura United Waspadai Kebangkitan Persebaya di Stadion GBT

Iklan

Madura United FC bersiap menghadapi tuan rumah Persebaya Surabaya dalam laga bertajuk Derbi Suramadu pada Pekan ke-28 BRI Super League 2025/26. Pertandingan krusial yang mempertemukan dua tim asal Jawa Timur ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (SGBT), Surabaya, pada Jumat (17/4).

Caretaker Pelatih Madura United, Rakhmad Basuki, menyatakan kewaspadaannya terhadap potensi kebangkitan tim tuan rumah setelah mereka menelan hasil negatif pada laga sebelumnya. Laskar Sape Kerrab berambisi mencuri poin penuh guna memperbaiki posisi mereka yang saat ini masih tertahan di papan bawah klasemen sementara.

Kondisi kedua tim saat ini cukup kontras di tabel peringkat, namun gengsi sebagai sesama tim besar membuat laga ini diprediksi berjalan dengan tensi tinggi. Rakhmad Basuki menilai motivasi Persebaya Surabaya akan berlipat ganda karena bermain di hadapan publiknya sendiri untuk menebus kekalahan pekan lalu.

Antisipasi Mentalitas Bajul Ijo Usai Kekalahan

Rakhmad Basuki meyakini kekalahan telak 3-0 yang dialami Persebaya Surabaya saat melawan Persija Jakarta pada Sabtu (11/4) tidak akan melemahkan sang lawan. Sebaliknya, hasil minor tersebut diprediksi menjadi pemacu bagi tim berjuluk Bajul Ijo untuk tampil lebih agresif guna meraih kemenangan di kandang.

“Tim sekelas Persebaya punya mental bagus. Kekalahan kemarin bisa jadi momentum mereka untuk bangkit. Itu yang harus kami antisipasi,” kata Rakhmad Basuki seperti dikutip dari laman iLeague.

Iklan

Penilaian tersebut didasari pada kualitas komposisi pemain dan sejarah mentalitas Persebaya sebagai salah satu klub papan atas di Indonesia. Staf kepelatihan Madura United pun telah menyiapkan strategi khusus untuk membendung skema serangan tuan rumah yang diprediksi akan menekan sejak menit awal pertandingan.

Misi Keluar dari Zona Merah Klasemen

Terlepas dari kekuatan lawan yang cukup dominan, Madura United tetap mengusung target meraih poin maksimal demi mengamankan posisi mereka di liga. Saat ini, posisi Laskar Sape Kerrab di klasemen cukup mengkhawatirkan karena masih berada di zona merah bersama dengan Semen Padang FC dan PSBS Biak.

Luis Marselo Morais dos Reis alias Lulinha dan rekan-rekannya diharapkan mampu menunjukkan performa terbaik untuk merusak dominasi Persebaya yang kini menempati posisi enam klasemen dengan koleksi 42 poin. Madura United mengandalkan kolektivitas tim guna menghadapi tekanan atmosfer Stadion Gelora Bung Tomo yang dipastikan akan dipenuhi suporter lawan.

“Kami menghadapi tim besar. Kami respek dengan Persebaya, tapi kami juga butuh poin. Mudah-mudahan kami bisa mendapatkan hasil maksimal,” tambahnya mengacu pada persiapan teknis timnya jelang keberangkatan ke Surabaya.

Iklan

Jangan ketinggalan informasi dan berita terbaru dari Detak.Media. Follow kami di Google News!

Penulis: Yusril FahmiEditor: Yusril Fahmi