Liam Rosenior: Profil Pelatih Berpengalaman yang Dilirik Chelsea Untuk Gantikan Enzo Maresca
Nama Liam Rosenior mendadak menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar Liga Inggris. Sosok pelatih berusia 41 tahun ini disebut-sebut sebagai kandidat terkuat untuk mengisi kursi pelatih Chelsea, menyusul kepergian Enzo Maresca yang resmi diumumkan pada Kamis (1/1/2026) malam WIB. Manajemen klub dikabarkan melihat Rosenior sebagai opsi pengganti yang paling ideal.
Reputasi Rosenior memang sedang meroket berkat kiprahnya bersama RC Strasbourg di Liga Prancis. Kemampuannya dalam mengembangkan pemain muda dianggap selaras dengan visi jangka panjang Chelsea. Namun, siapa sebenarnya juru taktik yang sedang naik daun ini? Perjalanannya dimulai dari seorang bek pekerja keras yang bertransformasi menjadi arsitek sepak bola modern.
Darah Sepak Bola Mengalir Deras
Liam Rosenior tumbuh di lingkungan yang menjadikan sepak bola lebih dari sekadar hobi. Bagi keluarganya, sepak bola adalah bahasa, budaya, dan panggilan hidup. Ayahnya, Leroy Rosenior, adalah mantan striker profesional yang kemudian beralih profesi menjadi pelatih.
Sejak kecil, Liam terbiasa masuk ke ruang ganti pemain sebelum pertandingan. Ia menyerap atmosfer taktik dan diskusi sepak bola dari dekat. Meski ayahnya tidak pernah memaksanya bermain, pengaruh lingkungan tersebut merasuk secara alami. Pada usia sembilan tahun, Rosenior sudah gemar membaca buku-buku kepelatihan. Dua tahun kemudian, ia bahkan sudah mulai mengatur sesi latihan untuk tim sekolahnya.
Perjalanan Karier Sebagai Pemain Profesional
Rosenior memulai karier profesionalnya dari akademi Bristol City pada tahun 2001. Ia membawa pola pikir taktis yang matang sejak usia muda. Setahun kemudian, ia berhasil menembus tim utama dan mencetak gol di final Football League Trophy 2003, membantu Bristol City meraih gelar juara.
Bakatnya tercium oleh Fulham, klub Liga Inggris, yang merekrutnya pada November 2003. Setelah melalui masa peminjaman yang memberinya pengalaman berharga, ia berhasil menyegel tempat di skuad utama Fulham dan mencatatkan hampir 80 penampilan liga. Salah satu momen paling dikenang adalah debut Liga Inggris melawan Manchester United.
Masa bakti paling stabil dalam kariernya terjadi bersama Hull City mulai tahun 2010. Selama lima tahun, ia menjadi pilar tak tergantikan di posisi bek sayap. Puncak kariernya sebagai pemain terjadi saat tampil di final Piala FA 2014 melawan Arsenal.
Transformasi Menjadi Pelatih Modern
Transisi Rosenior ke dunia kepelatihan berjalan mulus dan terencana. Saat masih aktif bermain, ia sudah mengantongi lisensi UEFA Pro pada usia 32 tahun. Setelah pensiun di Brighton pada 2018, ia langsung dipercaya menjadi asisten pelatih tim U-23.
Peran ganda sebagai pelatih dan pundit Sky Sports mengasah kemampuan analisisnya. Karier manajerialnya melesat cepat saat bergabung dengan Derby County pada 2019, bekerja sama dengan Phillip Cocu sebelum menjadi tangan kanan Wayne Rooney. Duetnya dengan Rooney terbukti solid berkat kombinasi aura bintang dan kecerdasan taktik Rosenior.
Ketika Rooney pergi pada 2022, ia sempat memegang kendali sebagai manajer interim di tengah situasi klub yang kacau. Pengalaman memimpin Derby dengan sumber daya minim membuktikan ketangguhan mentalnya. Ia kemudian ditunjuk melatih Hull City, klub yang pernah dibelanya sebagai pemain.
Revolusi di Strasbourg
Babak baru karier Rosenior dimulai pada Juli 2024 saat menerima tawaran melatih RC Strasbourg Alsace. Ia mencatat sejarah sebagai pelatih Inggris pertama di era profesional modern klub tersebut. Di Prancis, ia langsung membuat gebrakan berani dengan filosofi yang mengandalkan pemain muda.
Pada laga debutnya melawan Montpellier, ia menurunkan starting XI dengan seluruh pemain outfield berusia di bawah 23 tahun. Perjudian ini menjadi bukti nyata visi sepak bola yang diusungnya: membangun tim berbasis penguasaan bola, pressing tinggi, dan budaya tim yang kuat.
Hasilnya mulai terlihat pada musim semi 2025 saat Strasbourg finis di peringkat ketujuh. Pencapaian ini mengantarkan klub lolos ke kompetisi UEFA Conference League musim depan. Kesuksesan inilah yang membuat namanya kini santer dikaitkan dengan Chelsea, mengingat filosofi permainannya dinilai sangat cocok untuk menangani skuad muda The Blues.
Profil Singkat Liam Rosenior
- Nama Lengkap: Liam James Rosenior
- Tanggal Lahir: 9 Juli 1984 (Wandsworth, London)
- Lisensi Kepelatihan: UEFA Pro Licence (didapat saat usia 32 tahun)
- Posisi Saat Ini: Pelatih RC Strasbourg Alsace
- Status Terkini: Kandidat Kuat Pelatih Baru Chelsea
- Karier Bermain: Bristol City, Fulham, Torquay United, Reading, Ipswich Town, Hull City, Brighton (Total 393 penampilan)
- Prestasi: Finalis Piala FA 2014, Kualifikasi UEFA Conference League bersama Strasbourg
- Gaya Melatih: Modern, berbasis penguasaan bola, dan mengandalkan pemain muda.