FIFA Pertimbangkan Aturan Offside Baru Arsene Wenger, Kapan Diterapkan?

Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) tengah mengkaji penerapan aturan offside baru yang diusulkan oleh Arsene Wenger. Aturan ini berpotensi mengubah definisi pemain yang dianggap dalam posisi offside, di mana seorang pemain hanya akan dinyatakan offside jika seluruh bagian tubuhnya berada di depan pemain bertahan terakhir.

Evolusi Aturan Offside

Aturan offside dalam sepak bola terus mengalami perkembangan signifikan. Mulai dari pengenalan Video Assistant Referee (VAR) yang membantu tugas wasit, penggunaan garis imajiner yang presisi, hingga penyesuaian terkait bagian tubuh yang tidak aktif namun berada di depan pemain bertahan.

Presiden FIFA, Gianni Infantino, menjelaskan potensi perubahan tersebut. “Mengenai aturan ini, di masa mendatang, seorang pemain mungkin perlu berada sepenuhnya di depan bek terakhir untuk dianggap offside. Kami juga sedang mempertimbangkan langkah-langkah untuk mencegah penguluran waktu. Penting agar permainan berjalan secara alami.”

Inisiatif Arsene Wenger

Ide di balik aturan baru offside ini merupakan prakarsa dari Arsene Wenger. Mantan manajer Arsenal tersebut telah menjabat sebagai Kepala Pengembangan Sepak Bola Global FIFA sejak tahun 2019. Offside memang menjadi salah satu elemen krusial yang seringkali memicu kontroversi dalam pertandingan sepak bola.

Uji Coba dan Jadwal Penerapan

Saat ini, aturan offside baru tersebut sedang dalam tahap uji coba pada kompetisi usia muda. International Football Association Board (IFAB) dan FIFA berencana untuk mendiskusikan lebih lanjut “aturan offside Wenger” dalam pertemuan tahunan mereka yang dijadwalkan pada 20 Januari di London.

Jika disetujui, perubahan ini berpotensi mulai diberlakukan paling cepat pada musim 2026/27. Namun, FIFA masih perlu melakukan berbagai evaluasi mendalam dan uji coba terlebih dahulu kepada para asisten wasit sebelum aturan tersebut resmi diterapkan.