Chelsea Pecat Enzo Maresca, Meski Jose Mourinho Puji Kinerjanya di Awal Musim

Klub sepak bola Inggris, Chelsea, secara resmi mengumumkan perpisahan dengan manajer Enzo Maresca pada Minggu, 4 Januari 2026. Keputusan ini diambil setelah Maresca hanya menjabat selama 18 bulan di Stamford Bridge.

Prestasi dan Kekecewaan

Meskipun masa baktinya singkat, Maresca berhasil mempersembahkan dua gelar bergengsi bagi Chelsea, yaitu trofi UEFA Conference League dan Piala Dunia Antarklub 2025. Namun, serangkaian hasil minor dalam beberapa pertandingan terakhir memicu keraguan manajemen klub terhadap posisinya. Laporan menyebutkan adanya intervensi dari petinggi klub terkait urusan transfer pemain dan strategi permainan yang turut mempengaruhi performa tim.

Pandangan Jose Mourinho

Menariknya, mantan manajer Chelsea yang juga legenda klub, Jose Mourinho, pernah memberikan pujian terhadap kinerja Maresca di awal masa jabatannya. Mourinho menilai Maresca telah melakukan pekerjaan yang baik dalam menyusun tim.

“Maresca datang dan selangkah demi selangkah, kepingan puzzle tersusun. Bahkan Conference League adalah kompetisi fantastis bagi tim seperti itu untuk dimenangkan. Itu memberi Anda piala pertama dan filosofi serta budaya klub untuk menang,” ujar Mourinho, mengutip dari Mirror.

Mourinho menambahkan, “Jika Anda tidak bisa memenangkan Premier League, maka Anda harus memenangkan sesuatu. Saya rasa, mereka adalah tim yang sangat bagus.” Pernyataan ini merujuk pada pencapaian Chelsea di bawah asuhan Maresca yang berhasil meraih gelar Eropa.

Statistik Kemenangan

Di era kepemilikan Todd Boehly, Enzo Maresca tercatat memiliki persentase kemenangan terbaik dibandingkan dengan manajer-manajer sebelumnya. Dengan persentase kemenangan mencapai 61,1 persen, Maresca melampaui catatan Thomas Tuchel (tujuh laga), Graham Potter, dan Mauricio Pochettino. Namun, statistik tersebut tampaknya tidak cukup untuk mempertahankan posisinya di kursi kepelatihan Chelsea.