Cedera Mbappe Bikin Xabi Alonso Pusing, Namun Real Madrid Tak Menyesal Lepas Endrick
Cedera yang dialami Kylian Mbappe di lini serang Real Madrid menimbulkan pertanyaan mengenai keputusan klub melepas Endrick. Namun, pelatih Xabi Alonso menegaskan bahwa keputusan tersebut sudah final dan strategis.
Mbappe Cedera, Pilihan Alonso Terbatas
Kylian Mbappe mengalami cedera pada lutut kirinya di penghujung tahun 2025. Pemain bintang asal Prancis ini diprediksi harus menepi dari lapangan hijau selama kurang lebih tiga pekan. Kondisi ini secara otomatis membatasi opsi Xabi Alonso dalam mengatur strategi lini serangnya.
Dengan absennya Mbappe, Alonso kini hanya memiliki Gonzalo Garcia sebagai penyerang murni nomor sembilan. Meskipun Vinicius Junior dan Rodrygo Goes pernah dicoba bermain di posisi tersebut, minimnya pilihan penyerang utama menjadi sorotan.
Keputusan Melepas Endrick Dipertanyakan
Situasi ini memicu perdebatan mengenai keputusan Real Madrid untuk meminjamkan Endrick ke Olympique Lyon hingga akhir musim. Banyak pihak menilai, dengan cederanya Mbappe, Madrid seharusnya menahan Endrick agar lini serang tetap solid.
Namun, Xabi Alonso memberikan pandangannya terkait keputusan tersebut. Ia menekankan bahwa strategi klub tidak hanya berfokus pada jangka pendek, tetapi juga mempertimbangkan perkembangan jangka menengah.
“Kami harus fokus tidak hanya ke jangka pendek, tapi juga ke jangka menengah dan kapan negosiasinya berlangsung,” ujar Alonso seperti dilansir Football Espana.
Alonso menambahkan bahwa keputusan untuk melepas Endrick sudah final dan tidak dapat diubah. Ia menyatakan keyakinannya pada skuad yang ada untuk menghadapi Piala Super Spanyol.
“Keputusannya sudah diambil dan tidak bisa ditarik kembali. Kami akan menghadapi Piala Super Spanyol dengan keyakinan besar kepada pemain-pemain yang kami miliki.”
Endrick Butuh Jam Terbang Lebih
Pelatih asal Spanyol itu juga memahami alasan di balik keputusan Endrick untuk menerima tawaran dari Lyon. Menurut Alonso, di usianya yang baru menginjak 19 tahun, Endrick membutuhkan jam bermain yang lebih banyak untuk berkembang.
“Endrick, di titik ini dalam kariernya, perlu bermain, dan saya paham kenapa dia mengambil keputusan itu dan kenapa klub menginvestasikan perkembangan dan pengalamannya di liga seperti Liga Prancis. Real Madrid bekerja dengan baik soal pemain yang meninggalkan tim untuk berkembang dan kemudian kembali,” jelas Alonso.
Pernyataan Alonso mengindikasikan bahwa Real Madrid memiliki strategi jangka panjang untuk pengembangan pemain muda, termasuk Endrick, yang diharapkan dapat kembali ke Santiago Bernabeu dengan pengalaman lebih matang.