Detak.Media — PSM Makassar sukses meraih kemenangan penting saat menjamu Persik Kediri dalam lanjutan pekan ke-28 BRI Super League musim 2025/2026. Bertanding di Stadion BJ Habibie, Parepare, Kamis (23/4/2026) petang WIB, Juku Eja tampil solid dan menang dengan skor meyakinkan 3-1.
Hasil ini menjadi angin segar bagi PSM Makassar dalam upaya menjauh dari zona degradasi. Tambahan tiga poin membuat posisi mereka di klasemen sementara mengalami peningkatan signifikan.
PSM Makassar Tampil Efektif di Kandang
Sejak awal pertandingan, PSM Makassar langsung menunjukkan determinasi tinggi di hadapan pendukung sendiri. Tim asuhan Ahmad Amiruddin bermain agresif dan berusaha menekan lini pertahanan lawan.
Gol pembuka akhirnya tercipta pada menit ke-37 melalui titik putih. Yuran Fernandes yang maju sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dengan baik dan membawa PSM unggul 1-0.
Keunggulan tersebut membuat kepercayaan diri pemain tuan rumah semakin meningkat hingga memasuki babak kedua.
Persik Kediri Kesulitan Mengembangkan Permainan
Di sisi lain, Persik Kediri tampak kesulitan mengimbangi permainan cepat yang diperagakan tuan rumah. Meski mencoba melakukan beberapa serangan balik, upaya mereka kerap kandas di lini pertahanan PSM yang tampil disiplin.
Memasuki babak kedua, PSM kembali menambah keunggulan pada menit ke-60. Kali ini giliran Sheriddin Boboev yang mencatatkan namanya di papan skor, memperbesar keunggulan menjadi 2-0.
Gol tersebut semakin mempersulit langkah Persik Kediri untuk mengejar ketertinggalan.
Gol Balasan dan Penutup Dramatis
Persik Kediri sempat memperkecil ketertinggalan pada menit ke-85 melalui penalti yang dieksekusi oleh Ernesto Gomez. Gol tersebut sempat membuka harapan bagi tim tamu untuk bangkit di sisa waktu pertandingan.
Namun, harapan tersebut pupus di masa injury time. Luka Cumic memastikan kemenangan PSM Makassar setelah mencetak gol pada menit 90+7.
Gol penutup ini sekaligus mengunci kemenangan 3-1 bagi tuan rumah hingga peluit panjang dibunyikan.
Dampak Kemenangan di Klasemen
Tambahan tiga poin membuat PSM Makassar naik ke peringkat ke-13 klasemen sementara dengan koleksi 31 poin. Mereka berhasil menggeser Persijap Jepara dan menjauh dari ancaman zona degradasi.
Sementara itu, Persik Kediri harus menerima kenyataan pahit setelah menelan kekalahan ketiga dalam lima pertandingan terakhir. Posisi mereka tertahan di peringkat ke-12 dengan 33 poin.
Hasil ini menjadi catatan penting bagi tim asuhan Marcos Reina Torres untuk segera melakukan evaluasi.
Bali United Juga Petik Kemenangan
Pada pertandingan lain di waktu yang sama, Bali United juga berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas Persita Tangerang di Banten International Stadium.
Satu-satunya gol dalam laga tersebut dicetak oleh Diego Campos melalui eksekusi penalti pada babak kedua.
Kemenangan ini membawa Bali United naik ke peringkat ketujuh klasemen dengan koleksi 61 poin, sekaligus memperkuat posisi mereka di papan atas.
Persita Gagal Manfaatkan Momentum
Sebaliknya, Persita Tangerang harus menerima hasil mengecewakan setelah kalah di kandang sendiri. Kekalahan ini membuat mereka gagal memangkas jarak dengan tim-tim di papan atas.
Persita kini tertahan di peringkat kesembilan dengan 41 poin, sehingga peluang untuk menembus empat besar semakin menantang.
Persaingan Semakin Ketat
Hasil dari dua pertandingan ini menunjukkan bahwa persaingan di BRI Super League musim 2025/2026 semakin ketat, baik di papan atas maupun zona bawah.
PSM Makassar berhasil menjaga asa bertahan di kasta tertinggi, sementara Bali United terus menunjukkan konsistensi untuk bersaing di papan atas klasemen.
Dengan sisa pertandingan yang semakin sedikit, setiap poin akan menjadi sangat krusial bagi seluruh tim dalam menentukan nasib mereka di akhir musim.
Ikuti Detak.Media
