Mat Oxley: Brad Binder Alami Kesulitan Pasca Duel Sengit dengan Diogo Moreira di MotoGP Amerika

Analis MotoGP, Mat Oxley, melontarkan pandangan kritisnya terhadap performa Brad Binder di Grand Prix Amerika Serikat, menyatakan bahwa pebalap Red Bull KTM Factory Racing itu mendapati dirinya berada dalam “dunia penderitaan” setelah pertarungan sengit melawan rookie LCR Honda, Diogo Moreira.

Menurut Oxley, hasil balapan Binder yang hanya mampu finis di posisi ke-12 di Circuit of the Americas (COTA) menunjukkan bahwa ia belum berada dalam kondisi terbaiknya musim ini. Posisi tersebut sangat jauh dari ekspektasi, terutama mengingat musim 2026 yang telah diwarnai berbagai kesulitan bagi Binder.

Dalam podcast “Oxley Bom MotoGP”, Oxley menggarisbawahi betapa sulitnya balapan yang dijalani Binder. Ia menyebutkan bahwa Binder nyaris tidak berhasil mempertahankan posisinya dari kejaran Diogo Moreira yang tampil impresif.

“Saya melihat Bagnaia di posisi ke-10, Aldeguer di posisi ke-11, Binder di posisi ke-12. Dia berada dalam dunia penderitaan. Dia hanya mengalahkan Diogo Moreira dengan selisih tipis,” ujar Oxley, sebagaimana dilansir dari motogpnews.com.

Pol Espargaro Puji Kematangan Pedro Acosta di MotoGP 2026

Oxley tidak ragu memberikan pujian kepada Diogo Moreira atas penampilannya.

“Moreira itu cepat, konsisten. Dia tidak melakukan hal-hal yang luar biasa, tetapi dia melakukannya dengan baik. Dia tidak membuat kesalahan. Sangat mengesankan,” tambah Oxley, merujuk pada performa Moreira yang tampil kuat di sepanjang balapan.

Perjuangan Binder untuk mempertahankan posisinya dari Moreira, yang merupakan salah satu pendatang baru di kelas MotoGP, semakin menyoroti tekanan yang dihadapi Binder. Musim 2026 ini memang menjadi musim yang berat bagi Binder, yang harus berjuang keras untuk mendapatkan hasil yang konsisten.

Posisinya di klasemen sementara kejuaraan, yang kini berada di peringkat ke-12, semakin menambah spekulasi mengenai masa depannya di tim KTM.

Spekulasi Masa Depan Binder

Performa Binder yang dinilai kurang memuaskan di awal musim 2026 ini, ditambah dengan pertarungannya yang nyaris kalah melawan Moreira, semakin memperuncing spekulasi tentang kontribusinya bagi tim KTM.

Bahkan, tim KTM sendiri dilaporkan mulai mempertanyakan kontribusi Binder, sebagaimana disebutkan dalam pemberitaan motogpnews.com.

Situasi ini menjadi semakin kompleks mengingat rekan setimnya, Pedro Acosta, yang justru mampu meraih podium ketiga di COTA. Perbedaan performa yang mencolok antara kedua pebalap KTM ini menjadi sorotan, dan bahkan Acosta sendiri telah meminta KTM untuk meningkatkan performa motor RC16 demi membantu Binder meraih poin lebih konsisten.

Binder Akui Kesulitan di Austin

Menanggapi performanya di Grand Prix Amerika Serikat, Brad Binder sendiri mengakui bahwa akhir pekan tersebut sangat sulit baginya. Ia menyatakan bahwa dirinya tidak dapat menemukan kecepatan yang lebih baik sepanjang akhir pekan dan berharap dapat melakukan perbaikan di seri berikutnya.

“Ini adalah akhir pekan yang sangat sulit bagi saya. Saya sangat lambat dan tidak pernah menemukan kecepatan lebih di titik mana pun selama akhir pekan,” ujar Binder kepada Speedweek. Ia menambahkan bahwa dirinya merasakan chatter sejak awal balapan yang semakin intens seiring berjalannya waktu.

“Dua kali finis di posisi kedua belas jelas jauh dari apa yang saya anggap baik. Kami memiliki banyak pekerjaan rumah, dan semoga kami akan lebih cepat di Jerez,” harap Binder.

Perjuangan Binder di musim 2026 ini menjadi tantangan tersendiri. Dengan kontraknya yang akan berakhir, performa yang konsisten dan hasil yang memuaskan menjadi krusial untuk masa depannya bersama tim KTM.

Laporan terbaru menunjukkan bahwa KTM telah melakukan berbagai penyesuaian pada motor RC16 selama tes pramusim, termasuk pembaruan aerodinamika dan sasis, untuk meningkatkan performa. Binder sendiri telah menyatakan harapannya untuk memulai musim dengan kuat dan memperbaiki momentum yang hilang pada musim sebelumnya.

Sylvain Guintoli: Peralihan ke Ban Pirelli Akan Mengubah Wajah MotoGP 2027

Sementara itu, Diogo Moreira yang baru saja melakoni debutnya di MotoGP, telah menunjukkan potensi yang menjanjikan. Ia berhasil mengumpulkan poin dalam beberapa seri awal dan mendapatkan pujian atas konsistensinya. Moreira bergabung dengan tim LCR Honda untuk musim 2026, sebuah langkah yang dipandang sebagai tantangan sekaligus peluang besar bagi pebalap muda asal Brasil tersebut.