Marc Marquez Belum Teken Kontrak Baru, Ducati Dikabarkan Sudah Siapkan Pengganti
Masa depan Marc Marquez bersama Ducati masih belum menemui kepastian. Hingga awal April, belum ada tanda tangan perpanjangan kontrak, meski peluang kerja sama berlanjut disebut tetap besar.
Kondisi ini memunculkan spekulasi di MotoGP, terlebih karena Ducati dikenal memiliki kebijakan kontrak dua tahun untuk pembalap pabrikan.
Menurut laporan Speedweek, General Manager Ducati Luigi Dall’Igna siap menuntaskan negosiasi kapan saja. Namun Marquez memilih menunggu hingga kondisi fisiknya benar-benar pulih.
Ia masih dalam proses pemulihan pasca operasi bahu yang membuatnya absen pada empat seri terakhir musim 2025. Cedera tersebut disebut lebih serius dari perkiraan awal.
Belum pulih sepenuhnya, Marquez juga mengalami gangguan pada lengan bawah setelah insiden di Austin, yang memperparah rasa sakit saat mengendarai motor.
Situasi ini membuat performanya belum kembali ke level terbaik, bahkan ia belum meraih podium grand prix musim ini, meski sempat memenangi Sprint di Brasil.
Tak Ingin Terikat Jika Tak Konsisten Podium
Ducati disebut tetap berpegang pada kebijakan kontrak dua tahun. Di sisi lain, Marquez tidak ingin terikat hingga 2027 jika performanya di lintasan tak kembali konsisten bersaing di tiga besar.
Bagi Marquez, balapan tanpa peluang nyata meraih podium adalah skenario yang sulit diterima.
Dengan segala pencapaian yang sudah ia raih, opsi pensiun dini memang kecil, tetapi bukan hal mustahil jika kondisi fisiknya tak kunjung membaik hingga pertengahan musim.
Ducati Siapkan Skenario Pengganti
Di tengah ketidakpastian ini, Ducati dikabarkan telah menyiapkan rencana cadangan. Nama Pedro Acosta disebut tengah diupayakan untuk direkrut dari KTM, meski kesepakatan itu belum diumumkan resmi.
Jika Marquez benar-benar memutuskan mundur, Ducati diperkirakan akan mempromosikan Fermin Aldeguer ke tim pabrikan. Aldeguer saat ini diproyeksikan membela VR46, namun kebutuhan tim pabrikan akan menjadi prioritas.
Aldeguer dinilai sebagai suksesor alami Marquez di Ducati dalam beberapa tahun ke depan.
Sementara itu, pembalap uji Ducati yang juga favorit juara WorldSBK, Nicolo Bulega, berpotensi ditawarkan ke VR46 sebagai kompensasi jika skenario tersebut terjadi.
Skenario promosi Aldeguer tidak sepenuhnya mulus. Ducati sebelumnya dikabarkan menjanjikan pembalap papan atas kepada VR46 demi menjaga hubungan sebagai tim satelit.
Jika Aldeguer ditarik ke tim pabrikan, Ducati berisiko memicu ketegangan baru seperti yang sebelumnya terjadi dengan Gresini.
Karena itu, secara teknis dan politis, mempertahankan Marquez tetap menjadi opsi paling ideal bagi Ducati. Semua kini bergantung pada pemulihan fisik Marquez dan peningkatan performa motor dalam beberapa seri ke depan.