Marc Marquez Beri Sinyal Kontrak Baru dengan Ducati, Tunggu Konfirmasi
Marc Marquez memberikan indikasi terbaru mengenai status kontraknya dengan Ducati untuk musim 2027. Meski konfirmasi resmi belum juga dikeluarkan, pembalap Spanyol ini secara pribadi mengungkapkan bahwa kesepakatan tersebut masih dalam proses, namun mengenai kapan pengumuman itu akan dilakukan dirinya belum memberikan jawaban yang gamblang.
Situasi bursa pembalap MotoGP 2027 memang diprediksi akan sangat sengit, mengingat hampir semua pembalap akan habis kontrak pada akhir 2026. Marquez menjadi salah satu figur sentral dalam bursa transfer ini, dengan berbagai spekulasi mengenai masa depannya terus beredar.
Salah satu rumor yang sempat mengemuka adalah kemungkinan kembalinya Marquez ke Honda, namun kabar terbaru mengindikasikan bahwa ia telah menandatangani kontrak baru dengan Ducati.
Dalam sebuah konten pada YouTube NicoabadTV, jurnalis Mela Chercoles mengungkapkan interaksinya dengan Marquez mengenai pengumuman kontraknya. Marquez, yang dikenal dengan gaya bicaranya yang penuh teka-teki, memberikan petunjuk yang menarik.
“Jika kesepakatan saya sudah selesai, itu pasti sudah diumumkan sekarang,” ujar Marquez kepada Chercoles, sembari bercanda.
“Bagaimanapun, lebih baik begini agar kalian semua bisa terus membicarakannya di podcast dan cerita kalian.” tambahnya.
Pernyataan ini membuka kemungkinan bahwa Marquez belum sepenuhnya memperpanjang kontraknya dengan Ducati, meskipun banyak pihak, termasuk Chercoles sendiri, yang meyakini bahwa kesepakatan telah tercapai, bahkan kemungkinan ditandatangani setelah tes Sepang. Chercoles meyakini bahwa Marquez dan Pedro Acosta akan menjadi rekan setim di Ducati musim depan, dan tim tersebut memang layak untuk dirayakan.
Masalah Administratif dan Kontrak Satu Tahun
Penundaan pengumuman kontrak ini diduga kuat berkaitan dengan “kebuntuan administratif” yang sedang terjadi antara tim-tim pabrikan dengan Dorna, penyelenggara MotoGP, mengenai kesepakatan Concorde yang baru. Kesepakatan ini mengatur hak dan kewajiban para pihak, serta distribusi pendapatan dari hak komersial.
Spekulasi lain yang sempat beredar adalah keinginan Marquez untuk mendapatkan kontrak berdurasi satu tahun dari Ducati. Hal ini dikaitkan dengan riwayat cedera yang dialaminya, termasuk cedera bahu akibat kecelakaan pada musim 2025, yang membuatnya enggan berkomitmen pada kontrak jangka panjang. Ia ingin memastikan kondisi fisiknya pulih sepenuhnya dan performanya tetap kompetitif sebelum mengambil keputusan besar.
“Ideal bagi mereka adalah dua tahun karena jika tidak, Anda berada di tengah-tengah,” kata Marquez mengenai durasi kontrak yang diinginkan Ducati.
“Namun, saat ini yang terpenting bagi saya adalah memulai pramusim dengan perasaan yang semakin membaik.”
Posisi Ducati dan Bursa Pembalap MotoGP 2027
Ducati sendiri telah menyatakan niatnya untuk mempertahankan Marc Marquez. Direktur tim Ducati, Davide Tardozzi, menegaskan bahwa prioritas utama mereka adalah memperpanjang kontrak sang juara dunia.
“Siapa yang gila jika tidak menginginkan Marc? Semua orang menginginkannya,” ujar Tardozzi.
Namun, Tardozzi juga mengakui bahwa negosiasi kontrak, terutama mengenai durasi, masih berlangsung. Ia menyatakan bahwa setelah kontrak Marquez selesai, barulah mereka akan memikirkan pembalap lain untuk mengisi posisi di garasi mereka.
Bursa pembalap MotoGP untuk tahun 2027 memang sangat dinamis. Selain Marquez, nama-nama besar seperti Fabio Quartararo yang dikabarkan akan bergabung dengan Honda, dan Pedro Acosta yang digadang-gadang akan menjadi rekan setim Marquez di Ducati, semakin memanaskan bursa transfer.
Meskipun pengumuman resmi masih tertunda, Marquez sendiri telah menyatakan bahwa prioritas utamanya adalah bertahan di Ducati. “Pilihan pertama saya adalah Ducati,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa ia akan mengambil keputusan berdasarkan instingnya dan proyek terbaik untuk masa depannya.
Situasi ini juga memengaruhi pembalap lain. Francesco Bagnaia, rekan setim Marquez saat ini, juga sedang dalam negosiasi kontraknya sendiri. Beberapa laporan menyebutkan bahwa kontrak Bagnaia belum dikonfirmasi secara resmi, meskipun ia diperkirakan akan tetap bersama Aprilia.
Marquez sendiri tampaknya tidak terlalu memusingkan siapa yang akan menjadi rekan setimnya. Ia menegaskan bahwa keputusannya tidak akan dipengaruhi oleh identitas pembalap lain.
“Saya tidak pernah menetapkan syarat tentang siapa rekan setim saya. Saya memikirkan proyek, masa depan saya, dan apa yang saya butuhkan untuk bahagia,” ujarnya.
Perbincangan pribadi Marquez ini memberikan gambaran mengenai kompleksitas negosiasi kontrak di level tertinggi MotoGP. Meskipun banyak pihak meyakini kesepakatan telah tercapai, penantian konfirmasi resmi terus berlanjut, menambah ketegangan pada bursa pembalap menjelang musim 2027.