Detak Media — Gorontalo — Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Gorontalo dibuka secara resmi di Kota Gorontalo pada Sabtu (4/7). Pembukaan ditandai prosesi penabuhan Polopalo, alat musik tradisional Gorontalo, sebagai simbol dimulainya kompetisi.
Seremoni awal dipimpin oleh Kepala Biro Persidangan dan Pemasyarakatan Konstitusi Sekretariat Jenderal MPR RI, Wachid Nugroho, yang kemudian bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo, Sudarman Samad, melakukan ketukan Polopalo.
LCC Sebagai Sarana Pembentukan Karakter
Dalam sambutannya, Sudarman menyatakan kegiatan ini lebih dari sekadar ajang lomba. Ia menyebut LCC sebagai media pembelajaran untuk memperkuat pemahaman pelajar tentang fondasi berbangsa dan bernegara.
“Harapan kami, kegiatan ini menjadi sarana membangun karakter sekaligus memperkuat pemahaman peserta terhadap nilai-nilai kebangsaan,” kata Sudarman dalam keterangan yang disampaikan Senin (6/7/2026).
Sudarman juga mengimbau para peserta menjaga sportivitas sepanjang perlombaan dan memberi penghargaan kepada guru pembimbing. Ia menegaskan peserta yang terlibat merupakan putra-putri terbaik Gorontalo yang diharapkan menjadi pemimpin masa depan berlandaskan Pancasila.
MPR Tegaskan Peran Dalam Penguatan Ideologi
Wachid menyatakan LCC Empat Pilar merupakan salah satu strategi MPR untuk memasyarakatkan nilai-nilai kebangsaan dan memperkuat ketahanan ideologi generasi muda.
Menurut dia, derasnya arus informasi di media sosial menuntut kemampuan generasi muda dalam menyaring paham yang bertentangan dengan Pancasila. “Lomba ini bukan sekadar kompetisi, tetapi menjadi salah satu metode MPR untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan Pancasila kepada generasi penerus bangsa,” ujarnya.
Wachid mengingatkan saat mendekati peringatan 81 tahun kemerdekaan, generasi muda harus menghargai perjuangan pahlawan dengan menjaga persatuan. Ia meminta peserta tidak hanya menguasai materi sejarah dan konstitusi, tetapi juga mengamalkan nilai Empat Pilar dalam kehidupan sehari-hari.
“Menanglah dengan terhormat, dan bila belum berhasil, pulanglah sebagai pejuang dengan kepala tetap tegak,” pesannya kepada para peserta, seraya menekankan peran generasi muda dalam menentukan arah bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
Peserta dan Dewan Juri
Kompetisi diikuti sembilan sekolah menengah atas dan sederajat dari berbagai wilayah Provinsi Gorontalo, antara lain:
- SMKN 1 Gorontalo
- SMKN 1 Bulango Utara
- SMAN 1 Gorontalo Utara
- MAN Insan Cendikia Gorontalo
- SMKN 1 Limboto
- SMAN 3 Kota Gorontalo
- SMAN 1 Randangan
- SMA N 1 Kabila
- MAN 1 Kota Gorontalo
Pembukaan juga dihadiri dewan juri yang berasal dari kalangan akademisi, antara lain Dr. Erman I. Rahim (Lektor Kepala, Ketua Jurusan Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Negeri Gorontalo), Dr. Novendri Nggilu (Kepala Law Journal Centre Universitas Negeri Gorontalo), dan Dr. Nurmin K. Martam (Dekan Fakultas Hukum Universitas Gorontalo).
Ikuti Detak Media
