Detak.media — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat tipis 1,68 poin atau 0,03% ke level 6.039,5 pada penutupan perdagangan Selasa (14/7/2026). Pergerakan indeks didorong oleh penguatan sejumlah saham termasuk beberapa yang masuk dalam indeks LQ45.
Perdagangan hari ini diwarnai aksi beli luas dengan 439 saham menguat, 217 saham turun, dan 309 saham stagnan. Total nilai transaksi di bursa mencapai Rp 16,5 triliun.
Di jajaran LQ45, PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) melonjak 9,5% sementara PT United Tractors Tbk (UNTR) menguat 6,1%. Selain itu, ada deretan saham yang masuk daftar top gainers, mulai dari AGAR hingga ENRG, dengan lonjakan harga antara 16% sampai 25%.
Mayoritas sektor saham menunjukkan penguatan pada penutupan hari ini. Peningkatan terbesar tercatat pada sektor energi sebesar 1,5%.
Penguatan juga terlihat pada sektor barang konsumen primer 1,4%, sektor kesehatan 1,3%, sektor infrastruktur 1,2%, sektor teknologi 1,1%, sektor properti 0,9%, sektor perindustrian 0,65%, sektor barang baku 0,6%, sektor barang konsumer non-primer 0,25%, dan sektor transportasi 0,2%. Di sisi lain, sektor keuangan mengalami pelemahan 1,6%.
Pilarmas Investindo Sekuritas menilai penguatan IHSG berlangsung di tengah meningkatnya ketidakpastian global akibat memanasnya konflik di Timur Tengah. Pelaku pasar masih mencermati langkah Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengumumkan pemberlakuan kembali blokade terhadap pengiriman Iran melalui Selat Hormuz.
Menurut Pilarmas, Trump juga mengumumkan pungutan sebesar 20% terhadap seluruh kargo yang melintasi Selat Hormuz. Kebijakan tersebut memicu lonjakan harga minyak dunia serta meningkatkan kekhawatiran terhadap risiko inflasi dan perlambatan ekonomi global.
Meski demikian, Pilarmas menyatakan IHSG mampu bertahan di jalur hijau berkat sentimen domestik yang positif. S&P Global Ratings kembali mempertahankan Sovereign Credit Rating Indonesia di level BBB dengan outlook stabil.
Pilarmas menyebut keputusan tersebut mencerminkan kepercayaan lembaga pemeringkat internasional terhadap fundamental ekonomi Indonesia, termasuk komitmen pemerintah menjaga defisit fiskal di bawah 3% dari produk domestik bruto (PDB).
Cuan Besar
Pada hari ketika IHSG menguat, lima saham tercatat memberikan keuntungan terbesar dengan kenaikan harga antara 16% hingga 25% dalam sehari.
Saham-saham tersebut meliputi PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) yang melesat 25% menjadi Rp 260; PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) melejit 25% menjadi Rp 340; dan PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) melonjak 24,5% menjadi Rp 685.
Selain itu, PT Verona Indah Pictures Tbk (VERN) meningkat 20,6% menjadi Rp 193 dan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) terangkat 16,3% menjadi Rp 1.460.
Sementara di sisi negatif, terdapat beberapa saham yang tercatat jatuh signifikan. PT Niramas Utama Tbk (JELI) longsor 14,9% menjadi Rp 1.085; PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) ambles 14,8% menjadi Rp 2.810; dan PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS) turun 13,8% menjadi Rp 93.
Selain itu, PT Minahasa Membangun Hebat Tbk (HBAT) terjungkal 8% menjadi Rp 274 dan PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) terkikis 7,7% menjadi Rp 143.
Ikuti Detak.media
