Detak.media — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat tipis sebesar 2,45 poin atau 0,04% ke level 6.041,9 pada perdagangan Rabu (15/7/2026).
Pergerakan naik ini ditopang oleh penguatan sejumlah saham, termasuk saham-saham yang masuk dalam indeks LQ45.
Salah satu penguat LQ45, PT Essa Industries Indonesia Tbk (ESSA), naik 5,17% sementara PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) melesat 4,1%.
Di luar LQ45, sejumlah emiten mencatat lonjakan signifikan dan menempati daftar top gainers, dengan kenaikan harga saham berkisar antara 23% hingga 34%.
Secara total 348 saham menguat, 286 saham melemah, dan 331 saham stagnan. Total nilai transaksi di bursa tercatat Rp 11,6 triliun.
Pergerakan Sektor
Mayoritas sektor menutup perdagangan di zona hijau. Sektor barang baku mengalami penguatan tertinggi sebesar 0,76%.
Sektor lain yang menguat adalah properti 0,57%, barang konsumsi primer 0,49%, transportasi 0,4%, teknologi 0,34%, dan infrastruktur 0,2%.
Sementara itu, sektor yang melemah mencakup kesehatan turun 1,08%, perindustrian 0,58%, keuangan 0,41%, barang konsumsi non-primer 0,27%, dan energi 0,2%.
Sentimen Pasar
Pilarmas Investindo Sekuritas menyebut penguatan IHSG sejalan dengan mayoritas bursa Asia yang bergerak di zona hijau setelah data inflasi AS rilis lebih rendah dari perkiraan pasar.
Perusahaan sekuritas itu menambahkan bahwa pasar masih mencermati arah kebijakan bank sentral AS. Ketua The Fed Kevin Warsh kembali menegaskan komitmen untuk menjaga stabilitas harga, namun belum memberikan sinyal kebijakan moneter yang lebih agresif.
Pilarmas menilai pelaku pasar masih memperkirakan peluang sekitar 50% bagi The Fed untuk kembali menaikkan suku bunga pada September mendatang, terutama di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik antara AS dan Iran yang mendorong kenaikan harga minyak dan menjaga tekanan inflasi.
Dari dalam negeri, Pilarmas mengatakan sentimen positif datang setelah pemerintah memastikan tidak akan menaikkan tarif pajak sebagai upaya meningkatkan penerimaan negara. Kebijakan tersebut menjadi angin segar bagi dunia usaha karena mengurangi risiko kenaikan beban pajak sekaligus menjaga daya saing perusahaan.
Cuan Besar
Pada hari yang sama, lima saham tercatat memberikan keuntungan terbesar dengan lonjakan harga antara 23% hingga 34,5% dalam sehari.
- PT Indal Alumunium Industri Tbk (INAI) melesat 34,5% menjadi Rp 179.
- PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS) naik 24,7% menjadi Rp 272.
- PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) melonjak 24,7% menjadi Rp 424.
- PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) meningkat 24,6% menjadi Rp 324.
- PT Gunawan Dianjaya Steel Tbk (GDST) terangkat 23,1% menjadi Rp 101.
Di sisi lain, beberapa saham mengalami penurunan signifikan. PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) turun 9,7% menjadi Rp 129, PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) anjlok 9,4% menjadi Rp 620, dan PT Capital Finance Indonesia Tbk (CASA) jatuh 8,4% menjadi Rp 1.800.
Saham lainnya yang terkoreksi adalah PT Wilton Makmur Indonesia Tbk (SQMI) turun 6,5% menjadi Rp 57 dan PT Global Sukses Solusi Tbk (RUNS) terkikis 5,7% menjadi Rp 66.
Seluruh informasi di atas mencerminkan pergerakan pasar pada penutupan perdagangan Rabu (15/7/2026).
Ikuti Detak.media
