Detak.media — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat dibuka menguat 10,35 poin (0,17%) ke level 5.934,71 pada pembukaan sesi I, Senin (13/7/2026). Namun seiring berjalannya perdagangan, IHSG berbalik turun sehingga bergerak variatif di kisaran 5.811–5.936.
Pergerakan pasar pagi ini disertai aktivitas perdagangan yang padat. Data menunjukkan 1,03 miliar saham telah diperdagangkan pada menit-menit awal dengan nilai transaksi sebesar Rp 357,32 miliar dan frekuensi mencapai 232.857 kali.
Komposisi Perdagangan dan Sentimen Teknis
Dari seluruh saham yang diperdagangkan, 208 tercatat menguat, 188 melemah, dan 278 stagnan. Reliance Sekuritas memproyeksikan IHSG akan melemah pada perdagangan hari ini dengan rentang support 5.840 dan resistance 5.984.
Secara teknikal, menurut rumah sekuritas tersebut, candle terakhir IHSG berbentuk doji, berhasil menembus MA5, dan indikator Stochastic menunjukkan golden cross. Namun Reliance Sekuritas mencatat eskalasi konflik di Timur Tengah terkait penutupan Selat Hormuz sebagai faktor yang berpotensi menekan indeks.
“Dengan demikian, IHSG hari ini akan mengalami pelemahan,” tulis Reliance Sekuritas.
Reliance Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham pilihan untuk hari ini, yaitu MEDC, ENRG, PGAS, dan TINS.
Kelompok Top Gainers
Pada awal sesi I tercatat lima saham masuk daftar top gainers, dengan lonjakan harga antara 8% hingga 18%:
- PT Bukit Darmo Property Tbk (BKDP) naik 18,45% ke Rp 122
- PT Indo Oil Perkasa Tbk (OILS) naik 14,71% ke Rp 234
- PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) naik 12,84% ke Rp 246
- PT Lupromax Pelumas Indonesia Tbk (LMAX) naik 9,82% ke Rp 123
- PT Wijaya Cahaya Timber Tbk (FWCT) naik 8,33% ke Rp 91
Ikuti Detak.media
