— Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,3 mengguncang wilayah Timur Laut Labuan Bajo, Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada Rabu, 3 Juni 2026, pukul 23:55:38 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa pusat gempa berada di kedalaman 164 kilometer. Berdasarkan analisis awal BMKG, gempa ini dinyatakan tidak berpotensi tsunami, memberikan kelegaan bagi masyarakat pesisir di Nusa Tenggara Timur.

Menurut data geospasial dari BMKG, episentrum gempa terletak pada koordinat 8.24 Lintang Selatan dan 120.14 Bujur Timur. Lokasi spesifik ini berada sekitar 39 kilometer di sebelah Timur Laut Labuan Bajo, yang merupakan pusat pariwisata di Nusa Tenggara Timur. Kedalaman gempa yang mencapai 164 kilometer mengindikasikan bahwa ini adalah gempa bumi dalam, yang karakteristiknya seringkali memiliki jangkauan getaran yang luas namun dengan intensitas yang lebih rendah di permukaan.

Hingga saat ini, BMKG belum merilis informasi mengenai dampak getaran gempa yang dirasakan oleh masyarakat di Labuan Bajo dan sekitarnya. Tidak ada laporan resmi mengenai skala intensitas gempa (MMI) yang terukur di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan tidak panik, mengingat karakteristik gempa dalam yang dapat dirasakan di area yang luas.

Meskipun BMKG telah memastikan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami, warga tetap dianjurkan untuk selalu memantau informasi terkini dari sumber resmi. Masyarakat diimbau untuk memeriksa kembali kondisi bangunan rumah masing-masing setelah gempa terjadi, guna memastikan tidak ada kerusakan struktural. Kewaspadaan terhadap kemungkinan gempa susulan juga tetap penting, meskipun BMKG belum mengeluarkan peringatan khusus terkait hal tersebut.