— Gempa bumi dangkal berkekuatan magnitudo 2,9 mengguncang wilayah tenggara Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, pada Rabu dini hari. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan guncangan terjadi pada pukul 01:51:08 WIB dengan kedalaman 10 kilometer. Peristiwa seismik ini dirasakan oleh masyarakat setempat dan dimaksudkan untuk diteruskan sebagai informasi publik.

Pusat gempa secara spesifik berada di koordinat 4.04 Lintang Selatan dan 121.96 Bujur Timur. Menurut rilis resmi BMKG, episentrum gempa terletak di darat, sekitar 11 kilometer tenggara Kolaka Timur. Kedalamannya yang relatif dangkal, yakni 10 kilometer, menunjukkan bahwa sumber guncangan berada dekat dengan permukaan bumi.

Meskipun magnitudo gempa tidak terlalu besar, guncangan terasa oleh penduduk di Kolaka Timur. BMKG mencatat intensitas gempa di Kolaka Timur berada pada skala III MMI (Modified Mercalli Intensity). Tingkat intensitas ini menggambarkan getaran yang dirasakan cukup jelas di dalam ruangan, terutama di lantai atas, layaknya getaran akibat truk ringan yang lewat.

BMKG menegaskan bahwa gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Warga juga disarankan untuk memeriksa kembali bangunan tempat tinggal mereka dan mewaspadai kemungkinan terjadinya gempa susulan, meskipun umumnya tidak signifikan untuk magnitudo serupa.