— Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 2,6 mengguncang wilayah selatan Cianjur, Jawa Barat, pada Sabtu, 14 Juni 2026, pukul 05:13:05 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa guncangan ini berpusat di darat dengan kedalaman hiposentrum yang dangkal, hanya 10 kilometer. Gempa tersebut dirasakan oleh masyarakat di beberapa wilayah sekitar Cianjur dan BMKG mengimbau agar informasi akurat mengenai kejadian ini dapat diteruskan kepada publik secara luas.

Menurut data teknis yang dirilis BMKG, episentrum gempa terletak pada koordinat geografis 6.98 Lintang Selatan dan 107.16 Bujur Timur. Lokasi ini secara spesifik berada di darat, sekitar 18 kilometer arah selatan dari pusat kota Cianjur, Jawa Barat. Dengan kedalaman hiposentrum yang relatif dangkal, yakni 10 kilometer, karakteristik gempa ini menunjukkan bahwa guncangan dapat terasa lebih intens di permukaan tanah meskipun dengan magnitudo yang tidak terlalu besar.

Berdasarkan laporan BMKG, guncangan gempa ini dirasakan dengan intensitas II-III MMI (Modified Mercalli Intensity) di beberapa daerah. Wilayah yang merasakan getaran meliputi Sukabumi, Cibeber, dan Sukaluyu, yang semuanya berada di sekitar pusat gempa di Jawa Barat. Pada skala MMI II-III, getaran gempa umumnya dirasakan oleh beberapa orang, terutama yang sedang beristirahat atau berada di dalam bangunan, dengan benda-benda ringan yang digantung dapat bergoyang.

Terkait potensi bahaya, BMKG menyampaikan bahwa gempa ini dirasakan dan informasi tersebut perlu diteruskan kepada masyarakat luas. Masyarakat di wilayah terdampak, khususnya di Cianjur dan sekitarnya, diimbau untuk tetap tenang dan tidak panik. Warga diminta untuk selalu mencari informasi resmi dan terverifikasi dari sumber terpercaya seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat dan BMKG. Selain itu, penting bagi masyarakat untuk memeriksa kondisi bangunan tempat tinggal masing-masing, memastikan tidak ada kerusakan struktural yang dapat membahayakan setelah gempa terjadi, serta mewaspadai kemungkinan terjadinya gempa susulan.