Detak.media — PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) mengumumkan perubahan jumlah saham beredar menyusul keputusan pengurangan modal melalui pembelian kembali (buyback).
Surat pemberitahuan dari biro administrasi saham Ficomindo Buana Registrar tertanggal 9 Juli 2026 menyebutkan rujukan pada Akta RUPS Perseroan No. 20 tanggal 17 April 2026. Dalam akta tersebut, rapat menyetujui pengurangan modal ditempatkan dan disetor penuh dengan menarik kembali sebanyak 589.195.200 lembar saham.
Direktur Ficomindo, Jimmi Maulana Sidik, menyatakan bahwa jumlah saham ADRO yang tercatat sebelumnya sebanyak 29.389.689.400 saham kini berubah menjadi 28.800.494.200 saham.
Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan tanggal efektif perubahan jumlah saham tercatat ADRO pada 13 Juli 2026.
Pergerakan Saham Dan Perdagangan
Saham ADRO tercatat menguat 4,37% ke level Rp 2.390 pada perdagangan Jumat, 10 Juli 2026, setelah dua hari sebelumnya berakhir di zona merah.
Selama perdagangan tersebut, sebanyak 30,11 juta saham ADRO berpindah tangan dengan frekuensi 11.186 kali dan nilai transaksi mencapai Rp 70,86 miliar. Investor asing tercatat melakukan net buy sebesar Rp 40,66 miliar.
Rekomendasi Analis
Samuel Sekuritas dalam laporan Equity Research tertanggal 10 Juli 2026 mempertahankan rekomendasi buy untuk saham ADRO dengan target harga Rp 3.400.
Ikuti Detak.media
