— Investor asing mendorong aksi jual pada sejumlah saham utama meski indeks harga saham gabungan (IHSG) justru menguat. Pada penutupan perdagangan Senin (13/7/2026), IHSG naik 113,4 poin atau 1,92% menjadi 6.037,8.

Dalam suasana kenaikan indeks itu, investor asing mencatat transaksi jual bersih (net sell) total Rp 437,6 miliar di seluruh pasar pada hari yang sama.

Berdasarkan catatan perdagangan, tekanan jual asing paling besar terjadi pada saham-saham berikut:

  1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Rp 490,8 miliar
  2. PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI): Rp 159,5 miliar
  3. PT Astra International Tbk (ASII): Rp 88,7 miliar
  4. PT Timah Tbk (TINS): Rp 28,6 miliar
  5. PT Darma Henwa Tbk (DEWA): Rp 27,1 miliar
  6. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR): Rp 16,9 miliar
  7. PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI): Rp 16,8 miliar
  8. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI): Rp 14,9 miliar
  9. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI): Rp 14,3 miliar
  10. PT Elnusa Tbk (ELSA): Rp 12,5 miliar

Rinciannya, net sell asing di pasar reguler mencapai Rp 412,5 miliar. Sementara net sell di pasar negosiasi dan pasar tunai tercatat Rp 25,1 miliar.

Pada akhir sesi perdagangan Senin (13/7/2026) tercatat 392 saham menguat, 268 saham melemah, dan 305 saham stagnan. Total nilai transaksi di bursa pada hari itu sebesar Rp 11,8 triliun.