— Investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp274,8 miliar pada perdagangan saham sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (13/7/2026).

Meski secara keseluruhan mencatat net sell, asing melakukan pembelian signifikan pada saham konglomerat Prajogo Pangestu, PT Barito Pacific Tbk (BRPT).

Berdasarkan data BEI yang dikompilasi Stockbit Sekuritas, asing mencatat net buy saham BRPT senilai Rp70,9 miliar pada sesi I bila dihitung berdasarkan harga rata-rata. Volume pembelian mencapai 42,1 juta saham.

Aksi beli di pasar reguler itu berlangsung bersamaan dengan penguatan harga saham BRPT. Hingga penutupan sesi I, harga BRPT naik 3,4% ke level Rp1.675 per saham.

Secara kinerja harga, BRPT tercatat turun 1,4% dalam sebulan terakhir, sementara secara year to date (ytd) mengalami penurunan sebesar 48,7%.

Aktivitas Perdagangan dan Rekomendasi

Data BEI menunjukkan sebanyak 189,5 juta saham BRPT telah ditransaksikan pada sesi I, dengan frekuensi sekitar 29 ribu kali dan nilai transaksi mencapai Rp318,6 miliar.

Dalam catatan CGS International Sekuritas Indonesia untuk perdagangan Senin (13/7/2026), target terdekat saham BRPT berada pada kisaran Rp1.663–Rp1.707.

Secara teknikal, CGS International menilai harga BRPT memiliki area support di level Rp1.547–Rp1.583.