— Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) berpeluang menguat menuju level resistance di rentang Rp5.925–Rp6.050, menurut catatan analis teknikal yang dikeluarkan untuk perdagangan Jumat (3/7/2026).

Rekomendasi itu menggarisbawahi area support di Rp5.675 dan menempatkan level cut loss jika harga menembus di bawah Rp5.550.

“BBCA spec buy dengan support 5.675, cut loss jika break di bawah 5.550, jika tidak break di bawah 5.675 potensi naik 5.925-6.050 short term,”

Pernyataan tersebut disampaikan oleh CGS International Sekuritas Indonesia dalam catatannya untuk perdagangan Jumat, 3 Juli 2026.

Pergerakan Harga Terakhir

Pada penutupan perdagangan Kamis (2/7/2026) di Bursa Efek Indonesia, saham BBCA tercatat menguat 3,5% ke level Rp5.800.

Pergerakan mingguan menunjukkan penurunan 3,7%, sementara secara bulanan saham ini justru naik 1,7%. Jika dilihat sejak awal tahun (year to date), BBCA tercatat turun 28,1%.

Aktivitas Investor Asing

Data dari platform pasar modal mencatat investor asing melakukan net buy terhadap saham BBCA sebesar Rp143,1 miliar pada perdagangan Kamis, 2 Juli 2026.

Investor disarankan memantau level support dan cut loss yang disebutkan untuk mengelola risiko dalam posisi jangka pendek.