— Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dinilai masih berpeluang melanjutkan penguatan dalam beberapa waktu ke depan. Analis teknikal menempatkan area resistance berikutnya di kisaran Rp154–Rp159, sementara support terletak di level Rp141–Rp145.

Rekomendasi teknis itu disampaikan oleh CGS International Sekuritas Indonesia dalam catatan untuk perdagangan Rabu (15/7/2026), yang memetakan target terdekat saham BUMI pada rentang harga tersebut.

CGS International Sekuritas Indonesia juga merinci area support untuk saham BUMI. “Saham BUMI memiliki level support di 141-145, ada potensi lanjutan penguatan menuju resistance selanjutnya di 154-159,” tulis CGS International Sekuritas Indonesia pada, Rabu (15/7/2026).

Pada perdagangan terakhir di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (14/7/2026), saham BUMI tercatat menguat 1,36% ke level Rp149.

Pergerakan harga dalam jangka pendek menunjukkan penguatan mingguan, namun kinerja bulanan dan tahun berjalan mencatatkan penurunan. Dalam sepekan terakhir, saham BUMI melesat 9,5% dan dalam sebulan turun 5,1%. Secara year to date (ytd), saham BUMI turun 59,2%.

Catatan aliran modal asing menunjukkan tekanan jual. Data Stockbit mengungkap saham BUMI tercatat banyak dijual asing atau net sell asing sebesar Rp22,2 miliar pada perdagangan Selasa (14/7/2026).