— JAKARTA — Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) berpotensi menguat ke level resistance dalam jangka pendek, menurut analis teknikal.

Panduan teknis berikut disusun agar pemodal bisa memaksimalkan potensi keuntungan pada saham BMRI.

CGS International Sekuritas Indonesia dalam catatannya untuk perdagangan Selasa (14/7/2026) menyebut target terdekat saham BMRI berada pada kisaran Rp 4.330-Rp 4.410.

Sekuritas tersebut juga menyatakan harga saham BMRI memiliki area support di Rp 4.170.

“BMRI spec buy dengan support 4.170, cutloss jika break di bawah 4.090. Jika tidak break di bawah 4.170, potensi naik ke 4.330-4.410 short term,” tulis CGS International Sekuritas Indonesia pada perdagangan, Selasa (14/7/2026).

Pada perdagangan terakhir di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (13/7/2026), saham BMRI tercatat melonjak 4,17% ke level Rp 4.250.

Pergerakan harga dalam periode lebih luas menunjukkan saham BMRI naik 4,4% dalam sepekan dan naik 1,19% dalam sebulan. Namun, secara year to date (ytd) saham ini turun 16,6%.

Data Stockbit menunjukkan aktivitas asing pada saham BMRI tercatat banyak dibeli (net buy) sebesar Rp 65,8 miliar pada perdagangan Senin (13/7/2026).