— Keputusan mengejutkan dibuat pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, jelang pengumuman resmi skuad Piala Dunia 2026. Bek kanan andalan Real Madrid, Trent Alexander-Arnold, dipastikan tidak masuk dalam daftar final 26 pemain The Three Lions untuk turnamen yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Absennya pemain berusia 27 tahun tersebut langsung memicu perdebatan besar di kalangan publik sepak bola Inggris. Pasalnya, Trent selama bertahun-tahun dikenal sebagai salah satu bek kanan terbaik dunia dengan kualitas umpan, visi bermain, dan kreativitas luar biasa.

Namun, Thomas Tuchel ternyata memiliki pertimbangan berbeda dalam menyusun komposisi skuad untuk turnamen terbesar sepak bola dunia tersebut. Pelatih asal Jerman itu lebih memilih pemain yang dianggap lebih stabil dalam aspek defensif dan mampu menjalankan instruksi taktik secara disiplin.

Trent Alexander-Arnold Gagal Masuk Skuad Final Inggris

Nama Trent Alexander-Arnold sebenarnya sempat masuk dalam daftar provisional berisi 55 pemain yang dikirim Inggris kepada FIFA pada 13 Mei 2026. Kehadirannya dalam daftar tersebut sempat membuka harapan bahwa dirinya masih memiliki peluang tampil di Piala Dunia.

Apalagi Inggris tengah mengalami masalah di sektor pertahanan akibat badai cedera yang menimpa beberapa pemain belakang. Kondisi itu membuat Tuchel mempertimbangkan berbagai opsi untuk memperkuat lini pertahanan tim.

Namun, harapan tersebut akhirnya pupus setelah laporan terbaru memastikan bahwa Trent tidak akan dibawa ke turnamen. Thomas Tuchel dikabarkan sudah mengambil keputusan final dan memilih nama lain untuk mengisi posisi bek kanan.

Situasi ini menjadi pukulan berat bagi sang pemain, terutama setelah musim perdananya bersama Real Madrid berjalan cukup sulit. Sejak meninggalkan Liverpool pada musim panas 2025, performa Trent memang kerap menjadi sorotan media Spanyol maupun Inggris.

Performa di Real Madrid Jadi Sorotan

Karier Trent Alexander-Arnold bersama Real Madrid sejauh ini belum sepenuhnya berjalan mulus. Meski beberapa kali tampil impresif dalam membantu serangan, ia tetap mendapat kritik terkait kontribusinya saat bertahan.

Masalah tersebut tampaknya menjadi salah satu alasan utama Thomas Tuchel mencoretnya dari skuad Inggris. Sang pelatih disebut lebih memprioritaskan keseimbangan tim dibanding kemampuan ofensif semata.

Sejak Agustus 2025, Trent juga mulai jarang mendapatkan panggilan ke tim nasional. Ia sempat absen dalam beberapa pertandingan penting kualifikasi Piala Dunia dan laga persahabatan internasional.

Ketika Tuchel mengumumkan skuad untuk menghadapi Uruguay dan Jepang pada Maret 2026, nama Trent kembali tidak muncul. Dari situ, spekulasi mengenai masa depannya bersama Timnas Inggris semakin menguat.

Tuchel Lebih Percaya Reece James dan Livramento

Dalam beberapa kesempatan sebelumnya, Thomas Tuchel memang terang-terangan memuji performa Reece James dan Tino Livramento. Kedua pemain tersebut dinilai memiliki keseimbangan lebih baik antara menyerang dan bertahan.

Reece James dianggap sebagai pilihan utama di posisi bek kanan berkat pengalaman dan kemampuan fisiknya. Sementara Livramento tampil impresif sepanjang musim dan berhasil mencuri perhatian staf pelatih Inggris.

Tuchel diyakini ingin membangun lini belakang yang lebih solid menghadapi tekanan tinggi di Piala Dunia. Oleh karena itu, aspek disiplin posisi dan konsentrasi bertahan menjadi faktor penting dalam pemilihan pemain.

Keputusan itu membuat Trent harus rela kehilangan tempatnya meskipun memiliki reputasi besar di level klub maupun internasional.

Inggris Siap Menatap Piala Dunia 2026

Timnas Inggris sendiri akan memasuki Piala Dunia 2026 dengan target besar mengakhiri puasa gelar internasional yang sudah berlangsung sejak 1966. Thomas Tuchel dipercaya mampu membawa perubahan signifikan setelah ditunjuk sebagai pelatih kepala.

Selain Trent Alexander-Arnold, beberapa nama besar lain juga dikabarkan tidak masuk skuad final. Phil Foden, Cole Palmer, hingga Harry Maguire disebut menjadi korban keputusan besar Tuchel dalam proses seleksi pemain.

Langkah berani tersebut menunjukkan bahwa Tuchel ingin membangun skuad berdasarkan kebutuhan taktik dan kondisi terkini pemain, bukan sekadar reputasi besar.

Inggris dijadwalkan memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 pada pertengahan Juni mendatang. Publik kini menantikan apakah keputusan kontroversial mencoret Trent Alexander-Arnold akan terbukti tepat atau justru menjadi bumerang bagi The Three Lions di turnamen nanti.