— Produsen mobil listrik asal Tiongkok, Leapmotor, dikabarkan tengah menyiapkan langkah agresif untuk pasar Indonesia lewat peluncuran SUV listrik terbarunya, Leapmotor B10, pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show 2026 atau GIIAS 2026.

Kehadiran model ini diperkirakan menjadi bagian dari strategi ekspansi Leapmotor di Asia Tenggara, termasuk Indonesia yang kini menjadi salah satu pasar kendaraan listrik paling berkembang di kawasan. Meski pihak perusahaan belum mengungkap detail resmi untuk pasar domestik, sejumlah spesifikasi global mulai memberikan gambaran mengenai kemampuan SUV listrik tersebut.

Leapmotor B10 Perkuat Ekspansi Asia Tenggara, Siap Ramaikan Pasar SUV Listrik Indonesia

SUV Listrik Bergaya Futuristis

Spesifikasi Desain Leapmotor B10 Yang Akan Rilis Di Indonesia
Leapmotor memiliki desain futuristis. Foto: Leapmotor

Secara desain, Leapmotor B10 diperkirakan akan mengusung tampilan modern khas SUV listrik premium. Siluet bodinya tampil aerodinamis dengan garis desain minimalis, dipadukan lampu LED ramping di bagian depan dan belakang.

Berdasarkan model global yang beredar di pasar Tiongkok, SUV ini diprediksi memiliki dimensi yang cukup besar untuk kelas medium SUV. Sebagai gambaran, model yang menjadi basis pengembangannya, Leapmotor C10, mempunyai panjang sekitar 4.739 mm, lebar 1.900 mm, tinggi 1.680 mm, serta wheelbase mencapai 2.825 mm.

Dimensi tersebut membuat kabin berpotensi menawarkan ruang lega untuk lima penumpang sekaligus menghadirkan bagasi berukuran besar.

Untuk sektor performa, Leapmotor B10 diperkirakan memakai motor listrik tunggal bertenaga sekitar 170 kW atau setara 231 hp, dengan torsi puncak mencapai 320 Nm.

Dengan konfigurasi tersebut, SUV listrik ini disebut mampu berakselerasi dari 0–100 km/jam dalam kisaran 7 detik. Angka itu tergolong kompetitif di kelas SUV listrik menengah yang saat ini mulai ramai di Indonesia.

Selain menawarkan akselerasi instan khas kendaraan listrik, Leapmotor juga dikenal fokus pada efisiensi konsumsi daya dan kenyamanan berkendara.

Baterai Besar dengan Jarak Tempuh Hingga 650 Km

Performa Baterai Leapmotor B10 Yang Akan Rilis Di Indonesia
Leapmotor B10 memiliki bateri Lithium Iron Phosphate dengan jarak tempuh hingga 650 km. Foto: Leapmotor

Salah satu daya tarik utama Leapmotor B10 diprediksi terletak pada sektor baterai. Mobil listrik ini kemungkinan akan menggunakan baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas besar.

Sebagai acuan, Leapmotor C10 tersedia dengan pilihan baterai 69,9 kWh dan 82,9 kWh. Jika spesifikasi serupa dibawa ke Indonesia, maka jarak tempuhnya berpotensi mencapai 530 km hingga 650 km dalam sekali pengisian penuh berdasarkan standar CLTC.

Namun, perlu dicatat bahwa angka CLTC biasanya lebih optimistis dibanding standar WLTP maupun pengujian riil harian.

SUV ini juga diperkirakan telah mendukung fast charging, yang memungkinkan pengisian daya dari 30 persen ke 80 persen hanya dalam waktu sekitar 30 menit.

Interior Modern dengan Layar Besar

Desain Interior Leapmotor B10 Yang Akan Rilis Di Indonesia
Desain Interior Leapmotor B10. Foto: Leapmotor

Masuk ke bagian interior, kabin Leapmotor B10 diperkirakan mengusung konsep minimalis modern dengan dominasi layar digital.

Sistem infotainment disebut menggunakan layar sentuh berukuran sekitar 14,6 inci yang terintegrasi dengan panel instrumen digital. Mobil ini juga diperkirakan sudah memakai sistem operasi Leapmotor OS dengan dukungan konektivitas 5G serta pembaruan perangkat lunak over-the-air (OTA).

Selain itu, berbagai fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS) kemungkinan turut disematkan, seperti adaptive cruise control, lane keeping assist, blind spot monitoring, hingga automatic emergency braking.

Potensi Harga dan Rival di Indonesia

Hingga kini belum ada informasi resmi terkait harga Leapmotor B10 untuk pasar Indonesia. Namun, bila mengacu pada pasar Tiongkok, model sekelasnya dijual mulai sekitar 128.800 yuan atau setara Rp290 jutaan hingga 168.800 yuan atau sekitar Rp380 jutaan.

Jika dipasarkan di Indonesia dengan strategi harga agresif, SUV listrik ini berpotensi menjadi pesaing bagi sejumlah model seperti BYD Atto 3, Chery Omoda E5, hingga MG ZS EV.

Ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show 2026 diprediksi menjadi panggung penting bagi Leapmotor untuk memperkenalkan teknologi dan identitas mereknya kepada konsumen Indonesia.

Meski hingga saat ini belum ada pengumuman resmi terkait peluncuran Leapmotor B10 di Tanah Air, perkembangan pasar kendaraan listrik yang terus tumbuh membuat peluang kehadiran model ini semakin besar.

Jika benar meluncur di GIIAS, Leapmotor B10 berpotensi menjadi salah satu SUV listrik baru yang cukup menarik perhatian berkat kombinasi desain futuristis, jarak tempuh panjang, serta teknologi modern yang ditawarkannya.