BYD Great Tang Buka Pre-Sale, SUV Listrik Raksasa Jarak Tempuh 950 Km
Pabrikan otomotif asal Tiongkok, BYD, mulai membuka masa pre-sale untuk SUV listrik terbarunya, BYD Great Tang, menjelang penampilan resmi di Beijing Auto Show 2026. Sejumlah unit bahkan sudah terlihat di dealer dan dapat dipesan melalui skema blind order, meskipun harga resmi belum diumumkan.
Model ini merupakan versi produksi dari konsep Dynasty-D yang diperkenalkan awal Maret lalu, dan langsung diposisikan sebagai SUV terbesar sekaligus paling canggih di lini Dynasty milik BYD.
Dimensi Raksasa, Tiga Baris Kursi dan Kabin Super Lengkap
Great Tang hadir dengan panjang bodi lebih dari 5,3 meter dan jarak sumbu roda 3.130 mm, menjadikannya crossover terbesar yang pernah dibuat BYD. Konfigurasi kabinnya mengusung tiga baris dengan tujuh tempat duduk, menyasar segmen keluarga premium.
Interiornya menonjolkan pendekatan high-tech luxury melalui tata letak tiga layar besar di dashboard, meja lipat di baris kedua, layar hiburan di plafon, hingga kulkas bawaan. Pada beberapa varian tersedia kursi model zero gravity serta sistem audio 27 speaker yang dirancang memberikan pengalaman kabin layaknya lounge berjalan.
Baterai 130,15 kWh dengan Klaim 950 Km
Untuk varian listrik murni (BEV), Great Tang menggunakan Blade Battery generasi kedua khas BYD berkapasitas 130,15 kWh dan mendukung pengisian cepat berdaya tinggi.
Versi penggerak roda belakang (RWD) diklaim mampu menempuh jarak hingga 950 km (standar CLTC) dalam sekali pengisian penuh. Angka ini menempatkannya sebagai salah satu SUV listrik dengan jarak tempuh terjauh yang pernah diumumkan di pasar Tiongkok.
Sementara itu, varian penggerak semua roda (AWD) mengusung konfigurasi dual-motor dengan total tenaga 585 kW (784 hp). Akselerasi 0–100 km/jam diklaim dapat dicapai dalam 3,9 detik, dengan jarak tempuh tetap besar di angka 850 km CLTC.
Opsi Plug-in Hybrid DM-i dan DM-p
Selain BEV, BYD juga menyiapkan varian plug-in hybrid melalui sistem DM-i dan DM-p.
Versi DM-i memadukan mesin 1.5 liter turbo dengan motor listrik 200 kW dan mampu melaju hingga 342 km dalam mode listrik murni (CLTC). Sementara konfigurasi DM-p yang lebih bertenaga menggunakan dua motor listrik dengan total output 400 kW (536 hp), menyasar pengguna yang menginginkan performa tinggi dengan efisiensi bahan bakar.
Suspensi Udara DiSus-A dan Rear-Wheel Steering
Great Tang dibekali sistem suspensi udara DiSus-A yang memungkinkan penyesuaian karakter redaman secara otomatis melalui pegas udara dual-chamber. Teknologi ini dipadukan dengan rear-wheel steering untuk meningkatkan kelincahan manuver kendaraan yang berdimensi sangat besar ini.
BYD mengklaim radius putar mobil listrik ini hanya 5,2 meter, bahkan lebih kecil dibanding Mini Hatch. Klaim ini menegaskan fokus BYD dalam memastikan kemudahan pengendalian meskipun ukuran bodinya sangat besar.
Fitur lain yang turut disematkan meliputi pintu dengan bantuan elektrik (power-assisted doors) serta sensor LiDAR terbaru untuk mendukung sistem bantuan mengemudi tingkat lanjut (ADAS).
Perkiraan Harga dan Posisi Pasar
BYD belum mengumumkan harga resmi Great Tang. Namun sejumlah laporan menyebut model ini awalnya diproyeksikan masuk ke segmen di atas 400.000 yuan atau sekitar Rp 932 juta.
Di sisi lain, ada indikasi bahwa BYD dapat menempatkannya di bawah 300.000 yuan atau sekitar Rp 699 juta guna menghindari tumpang tindih dengan merek premiumnya, Denza.
Jika strategi harga ini terealisasi, Great Tang akan berhadapan langsung dengan Geely Galaxy M9 di segmen SUV besar elektrifikasi.
Kehadiran unit di dealer sebelum pre-sale resmi menunjukkan kepercayaan diri BYD terhadap daya tarik model ini. Dengan dimensi raksasa, jarak tempuh ekstrem, serta kombinasi teknologi listrik murni dan hybrid, Great Tang berpotensi menjadi salah satu SUV elektrifikasi paling menarik di pasar Tiongkok tahun ini.