Real Madrid Mengecam Keputusan Wasit Atas Insiden Pelanggaran Terhadap Kylian Mbappe

Real Madrid menyuarakan kemarahan besar setelah hasil imbang 1-1 melawan Girona di La Liga diwarnai oleh keputusan wasit yang kontroversial terhadap Kylian Mbappe. Insiden tersebut terjadi di tahap akhir pertandingan saat Mbappe terkena sikutan keras di dalam kotak penalti yang mengakibatkan luka robek serius di atas alisnya.

Klub berjuluk Los Blancos tersebut meyakini bahwa penalti seharusnya diberikan karena benturan fisik yang dialami penyerang asal Prancis itu sangat memengaruhi hasil akhir pertandingan dan posisi di klasemen. Meskipun Mbappe mengalami luka fisik yang nyata hingga membutuhkan perawatan medis, wasit di lapangan tetap membiarkan permainan berlanjut tanpa memberikan sanksi atau meninjau titik putih.

Ketegangan di internal klub dilaporkan telah mencapai titik didih menyusul kegagalan VAR untuk mengintervensi insiden berdarah tersebut. Pihak manajemen Real Madrid merasa tidak percaya bahwa teknologi video asisten wasit tidak digunakan secara maksimal meskipun tersedia berbagai sudut kamera yang menunjukkan adanya benturan keras di area sensitif.

Reaksi Keras Internal Real Madrid Atas Keputusan Wasit

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari laporan Ok Diario, kekecewaan yang dirasakan oleh para petinggi dan staf di Valdebebas tidak lagi bisa ditutupi. Mereka merasa dirugikan oleh serangkaian keputusan yang dianggap tidak adil dan secara langsung merugikan peluang tim untuk meraih poin penuh dalam persaingan ketat di papan atas.

Suara-suara dari dalam internal klub memberikan komentar yang sangat tajam terkait kepemimpinan wasit dalam pertandingan tersebut. Mereka menilai insiden yang dialami Mbappe adalah pelanggaran yang sangat jelas dan tidak seharusnya luput dari pengamatan pengadil lapangan maupun petugas di ruang VAR.

“Apa yang mereka lakukan terhadap Madrid adalah sebuah perampokan kelompok (gangland robbery),” ujar suara-suara dari dalam Valdebebas sebagaimana dikutip dari laporan Madrid Universal.

Dampak Cedera Kylian Mbappe dan Kritik Terhadap CTA

Akibat dari insiden sikutan tersebut, Kylian Mbappe harus menerima tiga jahitan pada luka di bagian alisnya. Cedera ini juga berdampak pada kesiapan fisik sang pemain, di mana Mbappe dilaporkan terpaksa absen dari sesi latihan tim pada hari berikutnya untuk menjalani masa pemulihan akibat luka robek yang cukup dalam tersebut.

Kini, sorotan tajam tertuju pada wasit Alberola Rojas dan Trujillo Suarez yang bertugas dalam pertandingan tersebut, dengan keraguan yang semakin besar terhadap standar perwasitan di Spanyol. Real Madrid mulai mempertanyakan kredibilitas Referees’ Technical Committee (CTA) karena menilai kesalahan fatal seperti ini mulai terjadi terlalu sering dan konsisten merugikan tim.

Walaupun Real Madrid secara terbuka mengakui bahwa performa kolektif tim saat melawan Girona tidak berada di level tertinggi, mereka tetap menegaskan bahwa faktor eksternal seperti keputusan wasit tidak boleh diabaikan.

Dalam persaingan perebutan gelar juara La Liga yang sangat kompetitif, klub menekankan bahwa setiap poin dan setiap keputusan pengadil lapangan memiliki dampak yang sangat krusial bagi hasil akhir musim.