Persib Bandung gagal meraih poin penuh dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 setelah ditahan imbang 2-2 oleh Dewa United Banten FC di Stadion Banten International Stadium, Senin (20/4/2026). Hasil ini memicu kekecewaan pelatih Persib, Bojan Hodak, yang menyoroti kesalahan-kesalahan fundamental yang dilakukan anak asuhnya.

Bojan Hodak secara spesifik menyayangkan dua gol yang bersarang di gawang Persib. Menurutnya, gol pertama tercipta karena pemainnya berhenti bermain, mengira bola sudah keluar lapangan. Sementara gol kedua merupakan akibat dari kesalahan individu pemain bertahan.

Dewa United FC Bermain Imbang 2-2 Kontra Persib Bandung, Gol Menit Akhir Andrew Jung Selamatkan Maung Bandung dari Kekalahan

Kesalahan Fatal Pemain Persib

Gol pembuka Dewa United dicetak oleh Alex Martins pada menit ke-24. Gol ini tercipta saat para pemain Persib terlihat mengendurkan tempo permainan karena mengira bola telah meninggalkan lapangan. Situasi ini dimanfaatkan Martins untuk mencetak gol tanpa kawalan berarti.

Kesalahan kembali terjadi pada menit ke-61. Kali ini, Julio Cesar gagal melakukan sapuan bola dengan sempurna. Bola liar kemudian berhasil direbut pemain Dewa United dan berujung pada gol kedua yang dicetak oleh Ricky Kambuaya. Keunggulan Dewa United menjadi 2-0.

“Kami melakukan sejumlah kesalahan yang seharusnya tidak terjadi. Gol pertama seperti anak-anak. Kami berhenti bermain karena menganggap bola sudah keluar. Lalu gol kedua yang terjadi karena kesalahan individu,” ujar Bojan Hodak, dilansir dari laman resmi Persib.

Bangkit Mengejar Ketertinggalan

Meskipun tertinggal dua gol, Persib tidak menyerah. Keuntungan datang pada menit ke-63 ketika Alex Martins dari kubu Dewa United diganjar kartu merah. Bermain dengan keunggulan jumlah pemain, Persib berhasil memanfaatkan situasi tersebut.

Tim berjuluk Maung Bandung ini berhasil memperkecil ketertinggalan melalui tendangan penalti yang dieksekusi oleh Thom Haye pada menit ke-77. Selang sembilan menit kemudian, tepatnya menit ke-86, Andrew Jung berhasil menyamakan kedudukan melalui sundulan.

Meskipun mendominasi sisa pertandingan dan menciptakan banyak peluang, Persib gagal mencetak gol kemenangan. Skor akhir tetap 2-2, memaksa Persib pulang dengan membawa satu poin dari Banten.

Dampak Hasil Imbang bagi Persib

Hasil imbang melawan Dewa United ini memiliki implikasi pada persaingan di papan atas klasemen BRI Liga 1. Dua tim pesaing terdekat Persib, Borneo FC dan Persija Jakarta, berhasil meraih kemenangan di pekan ke-28. Hal ini membuat jarak poin antara Persib dengan para pesaingnya semakin menipis.

Saat ini, Persib masih kokoh di puncak klasemen dengan mengoleksi 65 poin. Namun, keunggulan mereka atas Borneo FC yang berada di posisi kedua kini hanya terpaut dua poin. Sementara itu, Persija Jakarta yang berada di posisi ketiga tertinggal tujuh poin dari Persib.

“Pertandingan yang menarik, banyak gol, peluang dan kejadian-kejadian menarik. Dari penyerangan, kami tidak terlalu buruk karena bisa mengejar ketertinggalan jadi imbang. Tapi seharusnya kami bisa membuat lebih banyak gol,” tambah Bojan Hodak.

Klasemen BRI Super League Terbaru: Persib Bandung Terancam Tergusur dari Puncak Klasemen Usai Imbang Lawan Dewa United FC

Pertandingan antara Dewa United dan Persib ini memang menyajikan drama yang cukup tinggi. Meskipun Persib gagal meraih kemenangan yang diharapkan, perjuangan mereka untuk mengejar ketertinggalan patut diapresiasi. Namun, evaluasi mendalam terkait kesalahan-kesalahan defensif tampaknya menjadi pekerjaan rumah utama bagi Bojan Hodak dan tim pelatih jelang menghadapi laga-laga krusial berikutnya.