Luis Diaz Nilai Keputusan Wasit untuk Kartu Merah Camavinga Sudah Tepat
Real Madrid harus merelakan tiket semifinal Liga Champions setelah takluk 3-4 dari Bayern Munich di Allianz Arena pada Kamis (16/4) dini hari WIB. Pertandingan ini diwarnai keputusan kontroversial wasit Slavko Vincic yang memberikan kartu merah kepada Eduardo Camavinga pada lima menit terakhir waktu normal, Luis Diaz selaku pemain Bayern Munchen mendukung keputusan tersebut yang dirasa sudah tepat.
Insiden pengusiran tersebut terjadi saat Los Blancos tengah memimpin dengan skor 3-2. Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan dengan baik oleh Bayern Munich untuk membalikkan kedudukan sekaligus memastikan Die Roten lolos ke semifinal dengan agregat 6-4.
Setelah kartu merah Camavinga, Bayern Munich mencetak dua gol tambahan melalui aksi Michael Olise dan Luis Diaz. Hasil ini membuat ambisi Real Madrid untuk melangkah lebih jauh di kompetisi antarklub Eropa tersebut harus terhenti secara dramatis.
Kekecewaan Mendalam Kubu Real Madrid terhadap Wasit
Segenap pemain Real Madrid secara terbuka menyampaikan ketidakpuasan mereka terhadap kepemimpinan wasit Slavko Vincic. Pemain-pemain seperti Arda Guler, Dani Carvajal, hingga Antonio Ruediger terlihat melancarkan protes keras sesaat setelah pertandingan berakhir.
Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, turut menyuarakan kritik tajam atas keputusan pengadil lapangan. Ia menganggap pengusiran Camavinga telah merusak jalannya pertandingan yang sebenarnya sedang berada dalam kendali timnya.
“Vincic merusak pertandingan,” tegas Alvaro Arbeloa sebagaimana dikutip dari laporan Marca.
Kubu Madrid menganggap hukuman kartu kuning kedua bagi Camavinga terlalu berlebihan mengingat situasi krusial di akhir pertandingan. Kehilangan satu pemain di lini tengah diakui menjadi faktor utama runtuhnya pertahanan mereka di menit-menit akhir.
Pembelaan Luis Diaz Atas Keputusan Wasit
Berseberangan dengan kubu lawan, winger Bayern Munich Luis Diaz menilai keputusan wasit sudah tepat. Diaz yang berada di dekat lokasi kejadian melihat bahwa Eduardo Camavinga melakukan tindakan yang memicu wasit untuk bertindak tegas.
Diaz menjelaskan bahwa tindakan Camavinga yang menahan bola dan tidak segera memberikannya kepada lawan merupakan bentuk aksi tidak sportif. Menurutnya, wasit manapun akan mengambil langkah serupa jika melihat tindakan tersebut secara langsung.
“Hal yang sebenarnya adalah aku di dekat insiden itu. Kurasa wasit manapun akan melakukan hal yang sama kok. Dia mengambil bolanya, tidak memberikannya kepada lawan, dan si wasit membuat keputusan yang tepat. Mungkin dia memang tidak sadar kalau dia sudah mendapatkan kartu kuning sebelumnya. Rasanya memang berlebihan, tapi…” ujar Luis Diaz kepada Marca.
Pemain asal Kolombia tersebut menambahkan bahwa meski kartu merah merupakan detail yang menentukan, Bayern Munich tetap memiliki tekad kuat untuk menang. Ia menegaskan bahwa timnya sudah memiliki modal kepercayaan diri sejak kemenangan pada pertemuan pertama di Madrid.
“Sudah jelas bahwa kartu merah itu bisa saja menentukan, karena pertandingan-pertandingan semacam ini semuanya tentang detail. Namun, kami toh sudah menang di Madrid dan mencari satu gol,” pungkas mantan pemain Liverpool tersebut.