Erick Thohir: Naturalisasi Timnas Indonesia Dihentikan Sementara, Fokus ke Komposisi Pemain Ada
Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir menyatakan bahwa saat ini belum ada pembahasan lebih lanjut mengenai program naturalisasi pemain untuk Tim Nasional Indonesia. Keputusan ini diambil karena pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, masih memprioritaskan komposisi pemain yang telah ada dalam skuadnya.
Erick Thohir menjelaskan bahwa fokus utama pelatih asal Inggris tersebut adalah untuk terus membangun kekompakan tim dengan para pemain yang saat ini memperkuat Timnas Indonesia.
“Belum ada. Kami pada saat ini sama Coach John tetap memprioritaskan pemain-pemain yang ada saat ini, karena tadi perlu waktu dari Coach John sendiri untuk terus mengisi kekompakan tim ini dan sampai hari ini kita belum ada bicara naturalisasi tambahan,” ujar Erick Thohir, Kamis (16/4/2026).
Keputusan untuk menunda pembahasan naturalisasi ini sejalan dengan strategi yang diterapkan oleh John Herdman. Sejak diperkenalkan sebagai pelatih baru Timnas Indonesia pada Januari 2026, Herdman telah menekankan pentingnya membangun tim dari kerangka pemain yang sudah ada, baik dari timnas kelompok umur maupun pemain yang bermain di liga domestik. Ia berpandangan bahwa fondasi timnas senior idealnya dibentuk dari timnas U-20 dan U-23 untuk menciptakan keselarasan taktik dan budaya tim.
Fokus pada FIFA Matchday dan Pengembangan Tim
Meskipun program naturalisasi sementara dihentikan, PSSI tetap fokus pada agenda internasional yang akan dihadapi Timnas Indonesia. Salah satu fokus utama dalam waktu dekat adalah mencari lawan yang tepat untuk FIFA Matchday Juni 2026. PSSI telah mengirimkan email ke beberapa federasi dan baru satu yang memberikan respons positif. Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, mengisyaratkan bahwa calon lawan tersebut berasal dari Asia.
Agenda FIFA Matchday Juni 2026 akan berlangsung pada 1 hingga 9 Juni, di mana Timnas Indonesia direncanakan menjalani dua laga uji coba internasional. PSSI menargetkan dapat mengamankan satu lawan lagi untuk melengkapi jadwal tersebut. Pengalaman sebelumnya dalam mencari lawan uji coba mengajarkan PSSI untuk berhati-hati dalam pengumuman, agar tidak terjadi pembatalan mendadak seperti yang pernah terjadi dengan Kuwait.
Target Lawan Besar di FIFA Matchday November
Selain agenda Juni, Erick Thohir juga mengungkapkan harapan agar Timnas Indonesia dapat menjajal tim besar pada FIFA Matchday November 2026. Setelah gelaran Piala Dunia 2026, PSSI berupaya mengundang tim-tim kuat untuk bertanding di Indonesia.
“November mudah-mudahan bisa ada tim besar yang main. Ya kalau dulu pernah Argentina, ya kita lihat mudah-mudahan November habis World Cup ada kesempatan lagi lawan tim besar,” ungkap Erick Thohir.
Erick Thohir menilai bahwa pertandingan kompetitif sangat penting untuk meningkatkan kualitas tim. Ia mencontohkan pengalaman Timnas Indonesia melawan Bulgaria dalam FIFA Series Maret 2026 sebagai pertandingan yang sangat kompetitif dan memberikan pelajaran berharga. PSSI terus berupaya mencari lawan yang siap datang ke Indonesia untuk memberikan pengalaman internasional yang berharga bagi skuad Garuda.
Strategi John Herdman dan Filosofi Tim
Sejak memimpin Timnas Indonesia, John Herdman telah menekankan pentingnya keberagaman sebagai kekuatan tim. Ia tidak ingin membedakan pemain berdasarkan asal negara atau paspor mereka, melainkan fokus pada kontribusi dan keselarasan dalam tim. Pengalamannya melatih timnas Kanada yang memiliki pemain dari berbagai latar belakang menjadi modal penting dalam menerapkan filosofi ini.
Herdman juga disebut mendukung pemain naturalisasi untuk berkarier di BRI Liga 1, yang diharapkan dapat memberikan dampak positif pada performa Timnas Indonesia. Namun, ia juga menegaskan bahwa inti dari Timnas Indonesia seharusnya berasal dari pembinaan pemain muda melalui timnas kelompok umur. Pendekatan ini bertujuan untuk membangun fondasi tim yang kuat dan berkelanjutan untuk menghadapi berbagai kompetisi internasional, termasuk Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan AFC Asian Cup 2027.
Dengan fokus pada kekompakan tim dan pengembangan pemain internal, PSSI di bawah kepemimpinan Erick Thohir menunjukkan komitmen untuk membangun Timnas Indonesia yang solid dan berprestasi di masa depan. Penundaan sementara program naturalisasi diharapkan dapat memberikan ruang bagi pelatih John Herdman untuk memaksimalkan potensi pemain yang sudah ada dan meracik strategi terbaiknya.