— Ruang ganti Real Madrid dikabarkan tengah menghadapi situasi tegang akibat adanya perasaan tidak puas dari sejumlah pemain senior asal Spanyol. Berdasarkan laporan yang dipublikasikan oleh El Mundo, para pemain tersebut merasa diabaikan oleh pelatih mereka, Alvaro Arbeloa.

Ketidakpuasan ini bermula dari kebijakan Arbeloa yang dinilai lebih mengutamakan para pemain bintang besar dan pemain dari akademi klub. Para pemain senior lokal tersebut merasa tidak mendapatkan kesempatan bermain atau apresiasi yang sepadan dibandingkan rekan setim lainnya.

Baca Juga: Klasemen Liga Arab Saudi Terbaru: Posisi Al-Nassr Rentan Usai Takluk dari Al-Qadsiah

Kondisi internal tim semakin memanas seiring dengan kritik yang dialamatkan kepada penyerang utama, Kylian Mbappe. Proses pemulihan cedera otot yang sedang dijalani Mbappe memicu kontroversi di kalangan rekan setimnya sendiri akibat manajemen waktu yang dianggap kurang tepat.

Kekecewaan Pemain Senior Spanyol terhadap Alvaro Arbeloa

Para pemain senior asal Spanyol di Real Madrid merasa peran mereka dikesampingkan dalam dinamika tim saat ini. Mereka mengungkapkan bahwa perhatian pelatih cenderung terpusat pada nama-nama besar di skuad dan pengembangan pemain muda dari akademi klub secara intensif.

Baca Juga: Dani Carvajal Kembali Cedera, Real Madrid Konfirmasi Sang Pemain Absen Selama Dua Minggu

Sejumlah pemain senior tersebut menilai bahwa mereka kurang mendapatkan menit bermain yang adil meskipun telah berada di klub dalam waktu yang cukup lama. Hal ini menciptakan suasana yang kurang harmonis di dalam sesi latihan maupun di luar lapangan pertandingan bagi para pemain lokal.

Banyak rekan setim dilaporkan tidak mengerti alasan di balik keputusan pelatih yang seolah menutup mata terhadap kontribusi pemain senior Spanyol. Situasi ini memicu perdebatan mengenai keseimbangan antara pengembangan bakat muda dan penghormatan terhadap pemain yang sudah lama mengabdi.

Kontroversi Pemulihan Kylian Mbappe dan Komitmen El Clasico

Selain masalah hubungan antara pelatih dan pemain lokal, pemulihan cedera otot Kylian Mbappe juga menjadi poin utama dalam konflik internal ini. Sejumlah pemain mengkritik keputusan Mbappe yang tetap melakukan perjalanan ke luar Spanyol, termasuk ke Paris, di tengah masa penyembuhan.

Meskipun cedera yang dialami Mbappe dikategorikan sebagai cedera ringan, perilaku bepergian tersebut dianggap tidak memperlihatkan keseriusan penuh dalam proses rehabilitasi. Banyak pihak di internal tim mengharapkan adanya disiplin yang lebih ketat dari sang penyerang selama masa pemulihan berlangsung.

Menanggapi berbagai kritik tersebut, Kylian Mbappe dilaporkan telah berjanji kepada pihak klub untuk memberikan upaya maksimal dalam proses pemulihannya. Ia berkomitmen agar dapat tampil memperkuat Real Madrid dalam pertandingan krusial melawan Barcelona pada laga bertajuk El Clasico mendatang.