Detak.Media — Insiden kontroversial mewarnai laga divisi dua Spanyol antara Huesca dan Real Zaragoza. Kiper utama Real Zaragoza, Esteban Andrada, harus diusir keluar lapangan setelah menerima kartu kuning kedua dalam pertandingan tersebut.
Kartu kuning kedua itu diberikan kepada Andrada karena tindakannya mendorong kapten Huesca, Jorge Pulido. Momen pengusiran ini menjadi titik awal drama yang lebih memanas di atas lapangan hijau.
Alih-alih meninggalkan lapangan, Andrada justru berlari kembali ke arah Jorge Pulido. Ia kemudian melayangkan pukulan ke wajah sang kapten Huesca, menambah daftar pelanggaran disipliner yang dilakukannya.
Kronologi Pengusiran Esteban Andrada
Momen pengusiran Esteban Andrada terjadi setelah ia menerima kartu kuning kedua. Wasit tak segan mengeluarkan kiper asal Real Zaragoza tersebut karena perilakunya yang dinilai tidak sportif, yaitu mendorong Jorge Pulido.
Namun, setelah menerima kartu merah, Andrada tidak langsung menuju ruang ganti. Ia justru menunjukkan tindakan yang mengejutkan dengan menghampiri kembali Pulido.
Tanpa ragu, Andrada melayangkan pukulan ke arah wajah Pulido. Aksi ini terekam dan memicu perdebatan mengenai batas emosi pemain di lapangan.
Ancaman Sanksi Berat untuk Kiper Real Zaragoza
Tindakan bar-bar Esteban Andrada yang memukul wajah Jorge Pulido usai diusir wasit berpotensi membawa konsekuensi serius. Kiper Real Zaragoza itu kini terancam hukuman larangan bermain dalam waktu yang cukup panjang.
Berdasarkan keterangan yang tercantum, Andrada terancam larangan bermain hingga 12 pertandingan. Jumlah sanksi ini mencerminkan betapa beratnya pelanggaran disipliner yang telah dilakukannya di dalam pertandingan.
Hukuman berat semacam ini diharapkan dapat menjadi pelajaran bagi pemain lain untuk mengendalikan emosi dan menjunjung tinggi sportivitas di setiap laga. Keputusan akhir mengenai sanksi Andrada akan ditentukan oleh komite disipliner liga.
Ikuti Detak.Media
