— Besiktas akhirnya mendapatkan sosok pelatih yang mereka incar untuk memimpin tim menghadapi musim baru. Klub raksasa Turki tersebut dikabarkan telah mencapai kesepakatan penuh dengan Vincenzo Italiano untuk menduduki kursi pelatih kepala. Juru taktik asal Italia itu disebut menerima tawaran kontrak berdurasi dua tahun yang akan membuatnya bertahan di Istanbul hingga Juni 2028.

Kabar bergabungnya Vincenzo Italiano menjadi salah satu berita terbesar di bursa pelatih musim panas 2026. Setelah sukses membangun reputasi sebagai salah satu pelatih terbaik Italia dalam beberapa musim terakhir, Italiano kini siap membuka lembaran baru di luar negaranya. Besiktas pun menunjukkan keseriusan mereka dengan menawarkan proyek jangka panjang serta nilai kontrak yang sangat kompetitif demi meyakinkan sang pelatih menerima tantangan di Super Lig Turki.

Negosiasi Berjalan Cepat dan Berakhir dengan Kesepakatan

Rumor ketertarikan Besiktas terhadap Vincenzo Italiano sebenarnya telah beredar sejak beberapa pekan terakhir. Namun perkembangan signifikan terjadi pada awal Juni 2026 ketika kedua pihak mulai memasuki tahap negosiasi intensif.

Laporan yang beredar menyebutkan bahwa pada 4 Juni 2026, Besiktas dan perwakilan Italiano telah mencapai kesepakatan verbal mengenai kontrak berdurasi “2+1”. Skema tersebut memungkinkan kerja sama berlangsung hingga dua musim dengan opsi tambahan satu tahun apabila target yang telah ditentukan berhasil dicapai.

Sehari setelah kabar tersebut mencuat, Besiktas secara resmi mengumumkan bahwa mereka telah memulai proses negosiasi dengan Vincenzo Italiano untuk posisi pelatih kepala tim utama. Pengumuman itu semakin memperkuat sinyal bahwa proses perekrutan tinggal menunggu penyelesaian administrasi sebelum diumumkan secara penuh kepada publik.

Gaji 6 Juta Euro per Musim Jadi Bukti Keseriusan Besiktas

Salah satu faktor yang membuat Vincenzo Italiano tertarik menerima pinangan Besiktas adalah tawaran finansial yang sangat menggiurkan. Pelatih berusia 48 tahun itu disebut akan menerima gaji bersih sebesar 6 juta Euro per musim.

Nominal tersebut menjadikan Italiano sebagai salah satu pelatih dengan bayaran tertinggi di kompetisi Super Lig. Tidak hanya itu, Besiktas juga menyiapkan anggaran khusus untuk mendukung staf kepelatihan yang akan dibawa langsung oleh sang pelatih dari Italia.

Langkah ini menunjukkan bahwa manajemen Besiktas tidak hanya mencari pelatih untuk jangka pendek, melainkan ingin membangun proyek kompetitif yang mampu mengembalikan klub ke papan atas sepak bola Turki dan bersaing di level Eropa.

Rekam Jejak Mengesankan Bersama Klub Italia

Nama Vincenzo Italiano mulai mendapat perhatian luas ketika sukses membawa Spezia promosi ke Serie A. Setelah itu, kariernya terus menanjak saat menangani Fiorentina.

Bersama Fiorentina, Italiano berhasil membangun identitas permainan menyerang yang atraktif. Ia bahkan mampu membawa klub tersebut menembus dua final kompetisi Eropa secara beruntun, sebuah pencapaian yang mengangkat namanya ke jajaran pelatih elite Italia.

Kesuksesan berlanjut ketika ia menangani Bologna. Pada musim 2024/2025, Italiano sukses mempersembahkan gelar Coppa Italia dan membawa Bologna tampil kompetitif di berbagai kompetisi. Prestasi itulah yang membuat Besiktas menjadikannya target utama untuk memimpin proyek baru klub.

Antusias Sambut Tantangan Baru di Turki

Setibanya di Istanbul, Vincenzo Italiano tidak menyembunyikan antusiasmenya. Ia mengaku sangat bersemangat untuk segera memulai pekerjaannya bersama Besiktas.

Kehadirannya juga disambut hangat oleh jajaran petinggi klub. Presiden Besiktas, Serdal Adali, memberikan dukungan penuh terhadap proyek yang akan dijalankan sang pelatih. Sementara Direktur Sepak Bola Besiktas, Onder Ozen, menilai Italiano sebagai sosok yang memiliki karakter kuat, ambisi besar, dan filosofi permainan yang sejalan dengan visi klub.

Dengan pengalaman yang dimiliki serta dukungan penuh dari manajemen, Vincenzo Italiano kini diharapkan mampu membawa Besiktas kembali menjadi kekuatan utama di sepak bola Turki. Kontrak hingga Juni 2028 menjadi bukti bahwa kedua pihak siap membangun masa depan bersama dalam jangka panjang.