— Masa depan Mason Greenwood kembali menjadi perbincangan hangat di bursa transfer musim panas 2026. Penyerang Olympique de Marseille tersebut dikabarkan telah mencapai kesepakatan verbal dengan Fenerbahce untuk bergabung dalam proyek jangka panjang yang akan berlangsung hingga Juni 2030. Kabar ini langsung menarik perhatian publik sepak bola Eropa karena melibatkan salah satu pemain yang tampil impresif sepanjang musim lalu di Ligue 1.

Rumor kepindahan Greenwood semakin menguat setelah salah satu kandidat presiden Fenerbahce, Hakan Safi, secara terbuka mengungkapkan bahwa dirinya telah menjalin kesepakatan dengan sang pemain. Namun, transfer tersebut belum sepenuhnya pasti karena bergantung pada hasil pemilihan presiden klub yang akan berlangsung dalam waktu dekat. Jika Hakan Safi terpilih sebagai presiden baru Fenerbahce, maka peluang Greenwood merapat ke Turki disebut akan semakin besar.

Hakan Safi Ungkap Kesepakatan dengan Greenwood

Kabar mengenai potensi transfer Mason Greenwood pertama kali mencuat setelah Hakan Safi menyampaikan pernyataan yang cukup mengejutkan kepada media. Dalam keterangannya, Safi mengklaim telah mencapai kesepakatan dengan Greenwood untuk bergabung ke Fenerbahce apabila dirinya memenangkan pemilihan presiden klub.

Menurut Safi, kesepakatan tersebut telah disusun dengan kontrak jangka panjang yang berlaku hingga Juni 2030. Pernyataan tersebut langsung menjadi bahan pembicaraan di kalangan pendukung Fenerbahce yang berharap klub mereka mampu mendatangkan pemain berkualitas untuk memperkuat skuad musim depan.

Situasi ini juga menunjukkan bahwa agenda transfer menjadi salah satu bagian penting dalam kampanye pemilihan presiden klub. Kehadiran pemain sekelas Greenwood tentu bisa menjadi nilai tambah yang meningkatkan dukungan terhadap kandidat tertentu.

Fabrizio Romano Ikut Mengonfirmasi

Klaim yang disampaikan Hakan Safi kemudian mendapat perhatian dari jurnalis transfer ternama, Fabrizio Romano. Dalam salah satu pembahasannya, Romano menyebut bahwa memang terdapat komunikasi yang cukup serius antara pihak Greenwood dan kubu Hakan Safi.

Romano juga mengungkap bahwa Greenwood terlihat memberikan sinyal positif terhadap kandidat presiden tersebut melalui aktivitas media sosial. Pemain asal Inggris itu diketahui mengikuti akun Hakan Safi dan memberikan interaksi yang semakin memanaskan spekulasi transfer.

Meski demikian, Romano menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada kesepakatan resmi yang ditandatangani oleh semua pihak terkait.

Olympique de Marseille Masih Memegang Kendali

Walaupun rumor transfer terus berkembang, status Greenwood saat ini masih merupakan pemain Olympique de Marseille. Penyerang berusia 24 tahun tersebut masih terikat kontrak jangka panjang bersama klub Prancis itu hingga Juni 2029.

Olympique de Marseille merekrut Greenwood dari Manchester United pada musim panas 2024 dengan nilai transfer sekitar 26 juta euro. Sejak saat itu, sang pemain berhasil menunjukkan performa yang mengesankan dan menjadi salah satu aset paling berharga dalam skuad.

Karena masih memiliki kontrak yang panjang, Olympique de Marseille berada dalam posisi kuat untuk menentukan masa depan pemainnya. Klub dilaporkan tidak akan melepas Greenwood dengan harga murah dan disebut memasang nilai transfer sekitar 55 juta euro bagi klub yang berminat.

Manchester United Berpotensi Untung Besar

Transfer Greenwood juga berpotensi memberikan keuntungan finansial bagi Manchester United. Saat melepas sang pemain ke Olympique de Marseille, klub Premier League tersebut menyertakan klausul penjualan kembali yang cukup besar.

Berdasarkan berbagai laporan, Manchester United berhak menerima sekitar 40 persen dari keuntungan transfer berikutnya yang melibatkan Greenwood. Artinya, jika Fenerbahce atau klub lain berhasil merekrutnya dengan harga tinggi, Manchester United akan memperoleh pemasukan tambahan yang signifikan.

Situasi ini membuat perkembangan transfer Greenwood terus dipantau oleh berbagai pihak, termasuk mantan klubnya tersebut.

Banyak Klub Besar Turut Memantau

Fenerbahce bukan satu-satunya klub yang tertarik menggunakan jasa Greenwood. Dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah klub besar Eropa juga dikaitkan dengan penyerang tersebut.

AS Roma menjadi salah satu klub yang disebut paling serius mengejar tanda tangannya. Selain itu, Atletico Madrid, Borussia Dortmund, dan Juventus juga beberapa kali dikabarkan memantau situasi sang pemain.

Persaingan untuk mendapatkan Greenwood diprediksi akan berlangsung sengit mengingat performanya yang terus meningkat bersama Olympique de Marseille. Dengan usia yang masih relatif muda, ia dianggap memiliki potensi besar untuk berkembang lebih jauh dalam beberapa tahun ke depan.

Performa Impresif Bersama Olympique de Marseille

Ketertarikan banyak klub terhadap Greenwood tentu tidak terlepas dari kontribusinya di lapangan. Pada musim 2025/2026, ia tampil sebagai salah satu pemain terbaik Olympique de Marseille dengan catatan 16 gol dan 7 assist dari 32 pertandingan Ligue 1.

Secara keseluruhan, Greenwood telah mencatatkan 48 gol dalam 81 pertandingan sejak bergabung dengan klub Prancis tersebut. Statistik itu menunjukkan konsistensinya sebagai pemain depan yang mampu memberikan kontribusi besar dalam setiap musim.

Penampilannya yang impresif juga membuat namanya masuk dalam sejumlah daftar penghargaan individu di kompetisi domestik Prancis.

Transfer Masih Menunggu Kepastian

Meski rumor mengenai kesepakatan dengan Fenerbahce terus berkembang, hingga saat ini belum ada pengumuman resmi dari Olympique de Marseille maupun Fenerbahce. Masa depan Greenwood masih bergantung pada berbagai faktor, termasuk hasil pemilihan presiden klub Turki tersebut.

Jika Hakan Safi berhasil memenangkan pemilihan dan mampu mencapai kesepakatan dengan Olympique de Marseille, maka transfer ini berpeluang menjadi salah satu transaksi terbesar di bursa transfer musim panas 2026. Hingga saat itu tiba, para penggemar sepak bola masih harus menunggu perkembangan resmi mengenai kelanjutan karier Mason Greenwood.