Hansi Flick Konfirmasi Raphinha dan Frenkie de Jong Absen Saat Barcelona Hadapi Atletico Madrid

FC Barcelona akan kembali beraksi setelah jeda internasional dengan menghadapi Atletico Madrid pada Sabtu malam di La Liga. Pertandingan ini menjadi yang pertama dari tiga pertemuan antara kedua tim dalam kurun waktu sepuluh hari, termasuk perempat final UEFA Champions League.

Menjelang laga krusial yang akan digelar di Riyadh Air Metropolitano tersebut, pelatih Barcelona Hansi Flick telah mengonfirmasi bahwa dua pemain kunci, Raphinha dan Frenkie de Jong, dipastikan absen. Konfirmasi ini disampaikan Flick dalam konferensi pers pra-pertandingan.

Hansi Flick mengakui bahwa menghadapi Atletico Madrid asuhan Diego Simeone selalu menjadi tantangan besar. Ia juga menegaskan pentingnya Barcelona untuk tidak melakukan kesalahan demi menjaga momentum dalam perburuan gelar La Liga.

Kondisi Skuad dan Absennya Pemain Kunci Barcelona

Hansi Flick menyayangkan cedera yang menimpa Raphinha, yang akan absen lebih dari sebulan akibat cedera hamstring saat membela tim nasional Brasil. Kondisi ini membuat Flick memutuskan memberi kelonggaran kepada sang pemain.

"Tidak ada pihak yang bersalah. Ini adalah cedera, dan itu bagian dari sepak bola; kami harus menerimanya. Ini bukan waktu terbaik, yang membuat kami sedih, dan sekarang kami harus melihat bagaimana kami mengatasinya," ujar Flick mengenai cedera Raphinha.

Flick juga menjelaskan situasi Frenkie de Jong yang belum bisa bermain. Sang gelandang diperkirakan akan membutuhkan waktu lebih lama untuk pemulihan, namun ada kemungkinan ia bisa kembali berlatih pada minggu berikutnya.

Di sisi lain, Barcelona mendapatkan kabar baik dengan kembalinya beberapa pemain penting. Alejandro Balde, Jules Kounde, dan Eric Garcia telah dinyatakan fit dan siap untuk kembali merumput, menambah opsi bagi Flick di lini belakang.

Dengan absennya Raphinha, Marcus Rashford menjadi pilihan logis untuk mengisi posisi sayap kiri. Flick menyatakan bahwa ia senang dengan kinerja Rashford yang mulai menunjukkan performa apik, meskipun ia juga mempertimbangkan opsi lain seperti Fermin Lopez atau Gavi.

Robert Lewandowski, yang gagal membawa Polandia lolos ke Piala Dunia 2026, kini sepenuhnya fokus bersama Barcelona. Flick memahami kekecewaan sang striker, namun ia menegaskan bahwa Lewandowski telah siap untuk memberikan yang terbaik bagi tim.

Sorotan Flick: Isu Rasisme, Filosofi La Masia, dan Respek Atletico

Hansi Flick juga turut memberikan dukungannya kepada Lamine Yamal menyusul insiden rasisme yang menimpanya saat membela timnas Spanyol. Flick menegaskan tidak ada tempat bagi rasisme, baik dalam sepak bola maupun kehidupan secara umum.

"Pesan Lamine sangat jelas. Kita hidup dan bernapas sepak bola setiap hari, dan kita harus mempromosikan nilai-nilai integrasi dan inklusi. Sangat membuat frustrasi bahwa minoritas tidak memahami hal ini. Kita perlu merenung dan bekerja untuk memperbaiki situasi ini," kata Flick. "Tidak ada tempat untuk rasisme, tidak di sepak bola, tidak dalam hidup. Jangan pernah. Kita semua harus bersama dalam hal ini dan saling menghormati, terlepas dari warna kulit, agama, atau asal."

Pelatih asal Jerman ini juga menyoroti pentingnya akademi La Masia dalam pengembangan pemain muda Barcelona. Flick sangat menghargai filosofi yang diterapkan di La Masia yang berhasil melahirkan talenta seperti Xavi Espart dan Tommy Marques.

Mengenai kondisi lapangan di Riyadh Air Metropolitano yang dikeluhkan beberapa pemain karena licin, Flick menyatakan bahwa pemain harus siap beradaptasi. Ia menekankan bahwa kedua tim akan bermain di lapangan yang sama, sehingga adaptasi menjadi kunci.

Selain itu, Flick juga mengungkapkan kekagumannya terhadap performa tim putri Barcelona, Barça Femeni, yang baru saja meraih kemenangan 6-0 atas Real Madrid Femenino di Liga Champions Wanita. Ia memuji level permainan, teknis, fisik, dan taktik tim tersebut.

Di akhir konferensi pers, Flick kembali menegaskan kualitas Atletico Madrid sebagai lawan yang tangguh. Ia memuji pelatih Diego Simeone dan skuad bertalenta mereka, dengan Antoine Griezmann sebagai salah satu pemain kunci yang bisa membuat perbedaan di pertandingan.