Detak.Media — Manchester United berhasil meraih kemenangan penting dengan skor tipis 1-0 atas tuan rumah Chelsea dalam lanjutan Liga Inggris pekan ke-33 di Stadion Stamford Bridge, Minggu (19/04/2026) dini hari WIB. Gol tunggal yang menentukan kemenangan Setan Merah dicetak oleh Matheus Cunha pada menit ke-43 babak pertama.
Kemenangan ini tidak hanya memperkokoh posisi Manchester United di peringkat ketiga klasemen sementara Liga Inggris dengan raihan 58 poin dari 33 laga, tetapi juga memperpanjang tren negatif Chelsea yang kini tertahan di posisi keenam dengan 48 poin. Gol tunggal Matheus Cunha menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung ketat, di mana Chelsea tampil dominan dalam penguasaan bola namun kesulitan mengkonversi peluang menjadi gol.
Dominasi Chelsea Tanpa Hasil
Sejak awal pertandingan, Chelsea langsung mengambil inisiatif serangan dan mendominasi jalannya laga. Pasukan Michael Carrick tersebut tercatat menguasai bola hingga 60 persen berbanding 40 persen milik Manchester United. Tim tuan rumah berhasil menciptakan total 21 tembakan ke gawang lawan, namun hanya tiga yang mengarah tepat sasaran, dan tidak ada yang berbuah gol.
Sejumlah peluang emas sempat didapatkan Chelsea. Pada menit ke-10, Estêvão melepaskan tembakan keras dari sisi kanan kotak penalti yang hanya melebar tipis dari gawang Manchester United yang dijaga Senne Lammens. Enzo Fernández juga sempat menebar ancaman pada menit ke-33 dengan tembakannya dari dalam kotak penalti, namun masih menyamping tipis di sisi kiri gawang. Liam Delap sempat mencetak gol pada menit ke-37, namun dianulir oleh wasit karena dianggap offside.
Di babak kedua, Chelsea terus berusaha mengejar ketertinggalan dengan meningkatkan intensitas serangan. Sundulan Liam Delap pada menit ke-56 membentur mistar gawang, diikuti oleh sundulan Wesley Fofana pada menit ke-66 yang juga mengenai tiang gawang. Peluang lain dari Moisés Caicedo pada menit ke-84 juga hanya melenceng tipis dari sasaran.
Efektivitas Manchester United
Meski terus berada di bawah tekanan dan lebih banyak bertahan, Manchester United menunjukkan efektivitas yang tinggi dalam memanfaatkan peluang yang ada. Tim Setan Merah hanya membutuhkan satu tembakan tepat sasaran dari empat peluang yang diciptakan untuk mencetak gol.
Gol pembuka keunggulan Manchester United tercipta pada menit ke-43. Berawal dari pergerakan Bruno Fernandes yang melakukan tusukan di sisi kanan pertahanan Chelsea, kapten tim tersebut melepaskan umpan tarik mendatar ke dalam kotak penalti.
Matheus Cunha yang tidak mendapatkan pengawalan berarti, dengan sigap menyambut umpan tersebut dan menjaringkan bola ke gawang Chelsea menggunakan sepakan kaki kanan. Gol tersebut menjadi satu-satunya gol dalam pertandingan dan bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan ini membuat Manchester United semakin nyaman di posisi ketiga klasemen sementara Liga Inggris, unggul tiga poin atas Aston Villa di urutan keempat dan enam poin atas Liverpool di peringkat kelima, meskipun kedua tim tersebut belum memainkan laga pekan ke-33 mereka.
Sementara itu, kekalahan ini menambah panjang catatan minor Chelsea yang kini menelan empat kekalahan beruntun di liga, membuat mereka semakin tertahan di peringkat keenam dan semakin menjauh dari persaingan zona Liga Champions.
Susunan Pemain
Chelsea yang diasuh oleh Enzo Maresca tampil dengan formasi 4-2-3-1, menurunkan skuad sebagai berikut: Robert Sánchez; Malo Gusto, Wesley Fofana, Jorrel Hato, Marc Cucurella; Moisés Caicedo, Enzo Fernández; Estêvão (Alejandro Garnacho 16′), Cole Palmer, Pedro Neto; Liam Delap.
Sementara itu, Manchester United di bawah asuhan Michael Carrick menggunakan formasi serupa, dengan susunan pemain: Senne Lammens; Diogo Dalot, Noussair Mazraoui, Ayden Heaven, Luke Shaw; Casemiro, Kobbie Mainoo; Bryan Mbeumo (Joshua Zirkzee 87′), Bruno Fernandes, Matheus Cunha (Mason Mount 81′); Benjamin Sesko (Amad Diallo 80′).






