Eks Asisten Sir Alex Ferguson: MU Perlu Manajer Berpengalaman dan Visi Jelas
Manchester United secara resmi memecat Ruben Amorim pada Senin (5/1/2026). Keputusan ini diambil setelah performa dan hasil yang mengecewakan menjadi sorotan utama. Namun, di balik pemecatan tersebut, terselip persoalan lain yang diduga memperkeruh suasana.
Amorim Pertanyakan Peran, Hubungan dengan Direktur Olahraga Memburuk
Salah satu pemicu utama adalah pernyataan Amorim usai laga kontra Leeds United akhir pekan lalu. Ia secara terbuka mempertanyakan perannya di klub, menyatakan keinginannya untuk bekerja sebagai manajer, bukan sekadar kepala pelatih. Pernyataan ini secara tidak langsung menyerang Direktur Olahraga MU, Jason Wilcox. Hubungan keduanya dilaporkan telah memburuk dalam beberapa pekan terakhir, salah satunya dipicu oleh keputusan klub yang tidak melakukan pergerakan di bursa transfer Januari.
Kritik Terhadap Kepemilikan Klub dan Harapan untuk Manajer Baru
Rene Meulensteen, mantan asisten Sir Alex Ferguson, menyuarakan keraguan terhadap keputusan Sir Jim Ratcliffe dan INEOS yang kini mengendalikan operasional klub. Ia heran dengan keputusan mereka yang awalnya menunjukkan kepercayaan pada Amorim, namun berakhir dengan pemecatan. Saat ini, Manchester United akan ditangani oleh mantan gelandang Darren Fletcher sebagai caretaker.
Meulensteen berharap klub dapat menyelesaikan semua isu internal terlebih dahulu dan mempertimbangkan dengan matang pemilihan manajer tetap pengganti Amorim. “Mereka harus benar-benar tenang dan berpikir ‘Apa yang kami butuhkan?’ Apa yang kami butuhkan untuk memastikan bahwa United akan kembali ke jalur sebagaimana mereka dikenal dengan gaya United-nya,” ujarnya kepada BBC Radio 5 Live.
Ia menekankan kriteria manajer yang dibutuhkan MU. “Mereka butuh seseorang dengan riwayat bagus. Seseorang yang paham Premier League, yang sukses di Premier League. Seseorang dengan karakter kuat, punya karisma. Seseorang dengan visi bagus untuk membawa Manchester United melangkah.”
Lebih lanjut, Meulensteen menambahkan, “Hal paling pentingnya adalah mereka butuh membereskan segala sesuatu di belakang layar dulu. Dan mereka harus sangat-sangat jelas, bahwa ketika mereka menunjuk seseorang, semuanya sudah selaras. Kalau sekarang ini, gak ada yang selaras,” imbuhnya.
Video Terkait
Video Sudah Jatuh Ketimpa Tangga, MU Kalah dan Bruno Fernandes Cedera