Detak.Media — Eintracht Frankfurt resmi mengumumkan perpisahan dengan pelatih kepala Albert Riera setelah klub gagal mengamankan tiket kompetisi Eropa pada musim Bundesliga 2025/2026. Keputusan tersebut diumumkan pada Minggu malam waktu setempat usai Frankfurt hanya mampu menutup musim di posisi kedelapan klasemen akhir.
Pihak klub menyebut keputusan berpisah dengan Riera diambil melalui kesepakatan bersama setelah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa tim sepanjang paruh kedua musim ini. Selain Riera, dua asistennya yakni Pablo Remón Arteta dan Lorenzo Dolcetti juga dipastikan meninggalkan klub.
Perjalanan Singkat Albert Riera di Frankfurt
Albert Riera baru mengambil alih kursi pelatih Eintracht Frankfurt pada akhir Januari 2026 di tengah situasi sulit yang sedang dihadapi klub. Saat itu, manajemen berharap mantan pemain asal Spanyol tersebut mampu mengangkat performa tim dan membawa Frankfurt kembali bersaing di papan atas Bundesliga.
Namun hasil yang diraih selama masa kepemimpinannya belum mampu memenuhi ekspektasi klub. Dari total 14 pertandingan Bundesliga yang dipimpin Riera, Frankfurt hanya mencatat empat kemenangan, lima hasil imbang, dan lima kekalahan.
Rangkaian hasil tersebut membuat Frankfurt gagal menembus zona kompetisi Eropa musim depan. Posisi kedelapan di klasemen akhir dianggap tidak cukup memuaskan bagi klub yang sebelumnya memiliki target tampil di pentas kontinental.
Markus Krösche Jelaskan Alasan Perpisahan
Direktur olahraga Frankfurt, Markus Krösche, menjelaskan bahwa keputusan ini diambil setelah diskusi intensif antara kedua belah pihak. Ia tetap memberikan apresiasi terhadap dedikasi dan kerja keras yang ditunjukkan Riera selama menangani tim.
Menurut Krösche, Riera datang di periode yang cukup sulit dan berusaha memberikan kontribusi maksimal demi memperbaiki performa tim. Ia juga menilai staf kepelatihan Riera telah menghadirkan sejumlah ide positif selama bekerja di Frankfurt.
Meski demikian, hasil evaluasi internal membuat manajemen memutuskan untuk mengambil arah berbeda menghadapi musim baru. Frankfurt merasa perlu melakukan perubahan agar klub bisa kembali bersaing memperebutkan tiket Eropa pada musim mendatang.
Krösche pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada Riera beserta stafnya atas profesionalisme dan komitmen mereka selama berada di klub.
Albert Riera Ambil Tanggung Jawab
Di sisi lain, Albert Riera menerima keputusan tersebut dengan sikap profesional. Mantan pemain tim nasional Spanyol itu menegaskan dirinya bertanggung jawab penuh atas hasil yang diperoleh tim sepanjang musim.
Riera menyebut fokus utamanya selama melatih Frankfurt adalah membantu tim berkembang dan meraih hasil terbaik di lapangan. Ia juga mengaku selalu berusaha melindungi klub dan para pemain di tengah tekanan yang muncul sepanjang kompetisi.
Pelatih berusia 44 tahun itu menegaskan bahwa kepentingan pribadi tidak pernah menjadi prioritasnya. Baginya, tujuan utama seorang pelatih adalah membantu perkembangan pemain dan membawa tim menuju kesuksesan.
Meski masa baktinya di Frankfurt berlangsung singkat, Riera tetap merasa bangga pernah menjadi bagian dari klub Bundesliga tersebut.
Frankfurt Bersiap Menatap Musim Baru
Setelah resmi berpisah dengan Riera, Frankfurt kini mulai fokus mencari sosok pelatih baru untuk menghadapi musim 2026/2027. Manajemen klub diperkirakan ingin segera menunjuk pelatih anyar agar persiapan pramusim dapat berjalan maksimal.
Kegagalan lolos ke kompetisi Eropa tentu menjadi pukulan bagi Frankfurt, mengingat klub sebelumnya cukup konsisten tampil di level atas sepak bola Jerman dan Eropa dalam beberapa musim terakhir.
Perubahan di kursi pelatih diharapkan mampu membawa energi baru bagi skuad Frankfurt. Klub ingin kembali tampil kompetitif di Bundesliga sekaligus membangun fondasi yang lebih kuat untuk bersaing di papan atas.
Dengan waktu persiapan yang masih cukup panjang sebelum musim baru dimulai, Frankfurt kini berupaya menyusun strategi terbaik demi mengembalikan klub ke jalur prestasi.
Ikuti Detak.Media
