— Mantan pelatih Borussia Dortmund, Edin Terzic, dikabarkan semakin dekat untuk memulai petualangan barunya di La Liga. Pria berusia 43 tahun tersebut disebut sebagai kandidat terkuat untuk mengisi posisi pelatih kepala Athletic Bilbao mulai musim 2026/2027.

Sejumlah laporan dari media Basque seperti Deia dan El Correo, serta pakar transfer Fabrizio Romano, menyebut bahwa proses negosiasi antara kedua pihak telah mendekati kesepakatan. Jika tidak ada kendala berarti, Terzic akan menjadi suksesor dari Ernesto Valverde yang kontraknya habis di akhir musim ini.

Era Baru di San Mames

Kepergian Valverde akan menandai berakhirnya salah satu era penting dalam sejarah Athletic Bilbao. Sosok yang sangat dihormati oleh publik San Mames itu telah mengabdi dalam tiga periode berbeda dan membawa stabilitas bagi klub selama bertahun-tahun.

Manajemen Bilbao kini berupaya mencari sosok yang mampu melanjutkan fondasi kuat tersebut sekaligus menghadirkan ide segar. Terzic dinilai sebagai figur yang tepat berkat pendekatan taktis modern dan kemampuannya mengembangkan pemain muda.

Dengan filosofi klub yang mengandalkan pemain lokal, tantangan bagi Terzic tentu tidak kecil. Ia harus mampu memaksimalkan potensi skuad yang ada tanpa fleksibilitas transfer seperti klub lain di Eropa.

Persaingan Kandidat dan Peluang Terzic

Sebelum nama Terzic menguat, Andoni Iraola sempat menjadi kandidat utama untuk mengisi posisi pelatih Bilbao. Namun, pelatih yang kini menangani AFC Bournemouth tersebut justru lebih sering dikaitkan dengan Chelsea.

Situasi ini membuat peluang Terzic semakin terbuka lebar. Selain itu, pengalaman internasional yang dimilikinya menjadi nilai tambah dibanding kandidat lain.

Pihak klub sendiri dikabarkan tidak akan terburu-buru mengumumkan keputusan resmi. Hal ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada Valverde yang masih memimpin tim hingga akhir musim.

Rekam Jejak Terzic di Level Eropa

Nama Edin Terzic mulai dikenal luas saat menangani Borussia Dortmund. Ia berhasil membawa klub tersebut meraih gelar DFB-Pokal serta mencapai final Liga Champions pada tahun 2024.

Keberhasilan tersebut menunjukkan kapasitasnya dalam mengelola tim besar dan bersaing di level tertinggi. Selain itu, Terzic juga dikenal sebagai pelatih yang mampu membangun kedekatan dengan pemain serta menciptakan atmosfer tim yang solid.

Pengalaman internasionalnya juga cukup beragam, menjadikannya sosok yang fleksibel dalam menghadapi berbagai gaya permainan di kompetisi berbeda.

Target Tinggi Athletic Bilbao

Saat ini, Athletic Bilbao berada di posisi kesembilan klasemen sementara La Liga. Dengan sisa enam pertandingan, mereka masih memiliki peluang untuk menembus zona kompetisi Eropa.

Dalam beberapa musim terakhir, performa Bilbao sebenarnya cukup stabil. Mereka berhasil finis di peringkat keempat pada musim 2024/2025 dan posisi kelima pada musim sebelumnya. Namun, inkonsistensi musim ini membuat mereka sedikit tertinggal.

Kehadiran Terzic diharapkan mampu mengembalikan Bilbao ke jalur persaingan papan atas. Manajemen klub tentu berharap ia bisa membawa tim kembali tampil di kompetisi Eropa secara konsisten.

Tantangan dan Harapan ke Depan

Jika resmi ditunjuk, Terzic akan menghadapi tantangan besar dalam beradaptasi dengan budaya dan filosofi unik Athletic Bilbao. Namun, hal ini juga menjadi peluang baginya untuk membuktikan kualitas di salah satu liga terbaik dunia.

Para pendukung Bilbao tentu berharap pergantian pelatih ini bisa menjadi awal dari era baru yang lebih kompetitif. Dengan kombinasi pengalaman Terzic dan fondasi kuat yang telah dibangun sebelumnya, masa depan klub terlihat cukup menjanjikan.

Kini, semua mata tertuju pada pengumuman resmi dari manajemen klub. Jika kesepakatan benar-benar tercapai, La Liga akan kedatangan salah satu pelatih muda berbakat yang siap membawa warna baru di kompetisi tersebut.